Palu, Sulawesi Tengah, fokustime.id– Personel Satbrimob Polda Sulawesi Tengah kembali melanjutkan pendampingan pada hari ketiga kegiatan Latihan Keterampilan Manajemen Siswa (LKMS) Tahun Pelajaran 2026/2027 di MAN Insan Cendekia Kota Palu. Pendampingan tersebut merupakan bagian dari upaya pembentukan karakter, kedisiplinan, serta penanaman nilai-nilai kebangsaan kepada para peserta didik baru, Sabtu (18/07).
Pada hari ketiga pelaksanaan LKMS, personel Brimob memberikan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) sebagai sarana membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, kekompakan, dan jiwa kepemimpinan para siswa. Materi diberikan secara bertahap melalui praktik langsung di lapangan, sehingga para peserta dapat memahami setiap gerakan dan menerapkannya dengan baik.
Selain melatih kemampuan dasar PBB, personel juga menyisipkan materi pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan. Para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya mencintai tanah air, menghormati keberagaman, serta menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pembinaan tersebut diharapkan mampu membentuk generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat serta rasa cinta kepada bangsa dan negara.
Kasubbag Binlatops Satbrimob Polda Sulawesi Tengah, AKP Ajrun G. Pambudi, mengatakan bahwa keterlibatan Satbrimob dalam kegiatan LKMS merupakan bentuk dukungan Polri terhadap dunia pendidikan dalam membangun karakter generasi muda.
“Melalui pelatihan PBB dan pembinaan wawasan kebangsaan, kami ingin menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, serta semangat cinta tanah air kepada para peserta didik sejak dini. Karakter yang kuat akan menjadi bekal penting bagi mereka untuk menjadi generasi penerus bangsa yang berintegritas dan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi,” ujar AKP Ajrun G. Pambudi.
Kegiatan pendampingan LKMS ini menjadi salah satu wujud sinergi antara Satbrimob Polda Sulawesi Tengah dan MAN Insan Cendekia Kota Palu dalam membentuk generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berwawasan kebangsaan. Diharapkan, pembinaan yang diberikan selama kegiatan berlangsung dapat memberikan manfaat serta menjadi bekal positif bagi para siswa dalam menjalani proses pendidikan maupun kehidupan bermasyarakat.
(Umar)













