Sinjai, fokustime.id- Dalam upaya mencegah terjadinya pelanggaran disiplin maupun kode etik dilingkungan Polres Sinjai, Kasi Propam AKP Jamaludin, SH memberikan penekanan khusus terkait penggunaan media sosial kepada seluruh personel saat pelaksanaan apel pagi, Selasa (28/4/2026).
Kasi Propam menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital telah menjadikan media sosial sebagai bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bagi anggota Polri. Karena itu, setiap personel dituntut untuk lebih bijak, selektif, dan bertanggung jawab dalam menggunakan platform digital.
Ia menekankan bahwa setiap unggahan, komentar, maupun interaksi di media sosial tidak hanya mencerminkan pribadi masing-masing, tetapi juga membawa nama baik institusi Polri di tengah masyarakat.
“Sebagai anggota Polri, kita harus mampu menjaga etika dalam bermedia sosial. Jangan mudah menyebarkan informasi yang belum pasti kebenarannya, hindari konten yang memicu perpecahan, dan selalu gunakan media sosial untuk hal-hal yang positif,” tegasnya.
Menurutnya, media sosial juga dapat menjadi sarana yang efektif dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian apabila dimanfaatkan dengan benar. Selain menjadi ruang komunikasi publik, media sosial juga bisa digunakan untuk menyampaikan edukasi, informasi kamtibmas, serta membangun citra positif institusi.
Kasi Propam turut mengingatkan seluruh personel agar tidak terlibat dalam penyebaran berita hoaks, ujaran kebencian, maupun konten bernuansa sara yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Ia berharap melalui arahan tersebut, seluruh personel Polres Sinjai semakin memahami pentingnya menjaga profesionalisme, baik saat bertugas langsung dilapangan maupun saat beraktivitas di dunia maya.
“Kepercayaan masyarakat harus dijaga bersama. Sikap kita di media sosial juga menjadi bagian dari pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya.
Melalui penegasan ini, Polres Sinjai terus berkomitmen membangun kedisiplinan internal sekaligus menjaga marwah institusi Polri agar tetap dipercaya dan dicintai masyarakat.
(Umar)













