Uncategorized

Golkar Maros Beri Teguran Keras! Enam Anggota Fraksi DPRD Kena Surat Peringatan

×

Golkar Maros Beri Teguran Keras! Enam Anggota Fraksi DPRD Kena Surat Peringatan

Sebarkan artikel ini

 

Maros Fokustime.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Maros mengambil langkah tegas terhadap enam anggota fraksinya di DPRD Maros yang dinilai kurang aktif dalam kegiatan partai. Mereka resmi diberikan Surat Peringatan (SP) akibat sering absen dalam rapat-rapat penting.

Dewan Pembina dan Penasehat Golkar Maros, Andi Husain Rasul, menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk pembinaan dan penguatan disiplin kader.

“Aturan di DPD jelas, kita harus mengeluarkan SP sebagai bentuk teguran. Kita kasih kesempatan hingga tiga kali sebelum melanjutkan ke tingkat lebih atas untuk mediasi,” ujar Andi Husain, Sabtu (8/3/2025).

DPD II Golkar Maros telah menggelar tiga kali rapat pengurus dalam dua bulan terakhir, dengan yang terbaru berlangsung di sekretariat Golkar Maros pada Sabtu (8/3) sore. Namun, kehadiran anggota fraksi dalam rapat tersebut sangat minim, bahkan hampir tidak ada.

“Saya sudah tiga kali ikut rapat harian, dan saya lihat keaktifan anggota fraksi sangat kurang. Yang aktif justru pengurus kecamatan, sementara anggota fraksi DPRD yang seharusnya lebih bertanggung jawab justru tidak pernah hadir,” tegasnya.

Sebagai partai besar, Golkar menekankan pentingnya disiplin internal. Andi Husain menegaskan bahwa pelanggaran semacam ini tidak bisa dibiarkan begitu saja tanpa sanksi.

“Kita ingin mereka sadar. Jangan sampai ada anggapan bahwa tidak ada masalah, padahal sudah melanggar aturan partai. Jangan merasa cukup aktif di DPR saja, sementara di internal partai diabaikan,” tegasnya.

Menurut Andi Husain, alasan ketidakhadiran anggota fraksi cukup beragam, mulai dari alasan reses hingga sakit. Namun, ia menilai dalam tiga kali rapat berturut-turut, seharusnya tetap ada perwakilan yang hadir.

“Dari enam anggota fraksi, yang benar-benar hadir hanya Nafa (Putri Rosidin). Sebelum Ramadan, ia bahkan ikut sosialisasi DPD I. Hari ini pun sebenarnya ia ingin hadir, tetapi sedang sakit tipes dan harus diinfus. Sementara yang lain baru memberi alasan setelah melihat foto rapat,” ungkapnya.

Ancaman Sanksi Lebih Berat Jika Masih Mangkir

Golkar Maros tidak akan segan-segan mengambil langkah lebih lanjut jika para anggota fraksi yang mendapat SP tetap tidak menunjukkan perubahan.

“Kalau masih berlanjut, tentu akan ada konsekuensi lebih tegas. Ini bukan sekadar formalitas, tapi soal komitmen terhadap partai,” tutup Andi Husain.

Dengan teguran keras ini, Golkar Maros menegaskan bahwa kedisiplinan dan loyalitas kader adalah hal utama yang tidak bisa ditawar. Kini, bola ada di tangan anggota fraksi—apakah mereka akan memperbaiki keaktifan atau justru menghadapi sanksi yang lebih berat. (red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *