Lumajang , fokustime.id- Kelompok Riset (Ke-Ris) DENSUS (Disaster, Social Empowerment, Mental Health and Community Health Nursing Studies) Program Studi D3 Keperawatan Universitas Jember Kampus Lumajang, Provinsi Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesehatan mental masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada Masyarakat Skim Hibah Pengabdian Desa Binaan yang dilaksanakan di Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang.
Kegiatan ini mengusung tema “GEMBIRA (Gerakan Mental Health Berbasis Intervensi & Resiliensi Adaptif Paska Bencana)” dengan fokus pada pelaksanaan Art Therapy sebagai salah satu intervensi keperawatan untuk memperkuat kesehatan mental dan resiliensi masyarakat pascabencana.
Kegiatan diikuti oleh ibu-ibu kader kesehatan, ibu-ibu masyarakat penyintas bencana banjir, serta Tim Penggerak PKK Desa Kutorenon. Melalui pendekatan Art Therapy, para peserta diajak mengekspresikan perasaan, mengurangi beban psikologis, serta membangun kemampuan beradaptasi terhadap pengalaman traumatis akibat bencana banjir yang pernah melanda wilayah tersebut.
Ketua Tim Pengabdian, Ns. Primasari Mahardhika Rahmawati, S.Kep., Ns., M.Kep., menyampaikan bahwa program GEMBIRA merupakan inovasi berbasis keperawatan komunitas yang dirancang untuk meningkatkan ketahanan psikologis masyarakat melalui intervensi yang mudah diterapkan, menyenangkan, dan berbasis pemberdayaan komunitas.
“Pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga kesehatan mental masyarakat. Art Therapy menjadi media yang efektif untuk membantu peserta mengekspresikan emosi, memperkuat mekanisme koping, sekaligus meningkatkan resiliensi sehingga masyarakat lebih siap menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang,” jelasnya. Jum’at (17/07/2026).
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua KeRis DENSUS Program Studi D3 Keperawatan Universitas Jember Kampus Lumajang, Dr. Suhari, A.Per.Pen., M.M. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menghadirkan inovasi pengabdian yang mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya pada aspek kesehatan mental pascabencana.
Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Ibu Erdhavizahra Caprishinta. Beliau menyampaikan rasa terima kasih atas dipilihnya Desa Kutorenon sebagai desa binaan serta berharap kegiatan ini mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan program GEMBIRA ini. Kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya para ibu yang menjadi penyintas banjir. Selain memberikan pengetahuan, kegiatan ini juga menjadi ruang yang positif bagi masyarakat untuk saling menguatkan dan membangun semangat baru,” ungkapnya.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi Art Therapy, berdiskusi, serta berbagi pengalaman dalam menghadapi dampak psikologis pascabencana. Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan peserta mengenai kesehatan mental, tetapi juga memperkuat jejaring sosial dan dukungan komunitas sebagai modal penting dalam membangun resiliensi masyarakat.
Melalui Program GEMBIRA, diharapkan terbentuk masyarakat yang lebih tangguh, adaptif, dan memiliki kemampuan menjaga kesehatan mental secara mandiri. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi Universitas Jember Kampus Lumajang dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat yang berbasis riset dan kebutuhan masyarakat. (Efendi)
