Sinjai , fokustime.id- Wakapolres Sinjai, Kompol Tamar, S.Sos., memimpin Apel Jam Pimpinan yang berlangsung di halaman Mapolres Sinjai, Senin (22/6/2026) pagi.
Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap awal pekan tersebut diikuti oleh segenap personel Polres Sinjai, mulai dari Pejabat Utama, para Kasat, Kapolsek jajaran, perwira staf, personel Bintara dan ASN Polres Sinjai.
Apel berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Kegiatan diawali dengan menyanyikan Hymne Polri dan Hymne Polda Sulawesi Selatan yang diikuti seluruh peserta apel sebagai penguatan semangat pengabdian kepada institusi.
Selanjutnya, personel yang telah ditunjuk membacakan Tribrata, Catur Prasetya, dan Panca Prasetya Korpri.
Pembacaan pedoman hidup dan kode etik tersebut menjadi pengingat bagi seluruh anggota Polri dan ASN agar senantiasa menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, serta loyalitas dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Wakapolres Sinjai Kompol Tamar, S.Sos mengajak seluruh personel untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan dan kesempatan yang diberikan sehingga dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya disiplin kehadiran dalam setiap pelaksanaan apel maupun kegiatan kedinasan lainnya.
Menurutnya, kehadiran personel merupakan salah satu indikator kedisiplinan yang harus dijaga oleh seluruh anggota.
“Jangan ada anggota yang tidak hadir tanpa alasan yang jelas. Jika terdapat personel yang tidak mengikuti apel, maka harus segera dicari tahu keberadaannya dan dihadapkan untuk diberikan penjelasan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Wakapolres Sinjai menegaskan bahwa fungsi pengawasan terhadap kehadiran personel tidak hanya menjadi tanggung jawab satuan pengamanan internal, tetapi juga para perwira dan pimpinan masing-masing unit kerja. Setiap perwira harus mengetahui kondisi dan keberadaan anggotanya setiap saat.
“Perwira harus mengetahui apakah anggotanya lengkap atau tidak. Jika ada yang tidak hadir, segera lakukan pengecekan dan cari tahu keberadaannya. Jangan sampai ada anggota yang tidak terpantau,” ujarnya.
Selain menyoroti aspek kedisiplinan, Wakapolres Sinjai juga mengingatkan kembali makna yang terkandung dalam Catur Prasetya, khususnya terkait tugas Polri dalam meniadakan segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Menurutnya, setiap anggota Polri harus mampu meningkatkan kepekaan terhadap situasi dan kondisi wilayah masing-masing serta melakukan langkah-langkah pencegahan secara dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.
Ia menekankan bahwa para Kapolsek sebagai pimpinan kewilayahan harus mengetahui secara detail perkembangan situasi keamanan di wilayah hukumnya. Kejadian sekecil apa pun atau gangguan kamtibmas diwilayahnya harus diketahui dan ditindak lanjuti.
“Tidak boleh ada gangguan kamtibmas yang tidak diketahui oleh Kapolsek. Kapolsek harus memahami dan menguasai situasi wilayahnya, sehingga setiap perkembangan dapat diantisipasi sejak dini,” tegasnya.
Melalui Apel Jam Pimpinan ini, diharapkan seluruh personel Polres Sinjai semakin meningkatkan disiplin, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat soliditas internal serta meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Sinjai.
(Umar)













