TNI/POLRI

Respons Cepat Aipda Kasril Tangani Pohon Tumbang yang Rusak Dua Rumah Warga Cappa Galung

×

Respons Cepat Aipda Kasril Tangani Pohon Tumbang yang Rusak Dua Rumah Warga Cappa Galung

Sebarkan artikel ini

PAREPARE,fokustime.id— Respons cepat Bhabinkamtibmas Kelurahan Cappa Galung, **Aipda Kasril**, bersama tim gabungan membantu menangani pohon tua yang tumbang dan merusak dua rumah warga di Jalan Bau Massepe, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Minggu (13/9/2026).

 

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.00 Wita itu dipicu pohon kayu Jawa berukuran besar yang tumbang saat kondisi angin cukup kencang. Pohon tersebut berada di kawasan perbukitan yang berdekatan dengan permukiman warga.

 

Dua rumah warga terdampak akibat kejadian tersebut. Rumah milik Haswan, 51 tahun, mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atap dan dinding yang berbahan seng serta balok kayu. Kerugian ditaksir sekitar Rp15 juta.

 

Sementara rumah milik Arni, 19 tahun, mengalami kerusakan pada bagian atap dengan perkiraan kerugian sekitar Rp5 juta.

 

Beruntung, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

 

### Aipda Kasril Turun Langsung ke Lokasi

 

Begitu mengetahui adanya musibah tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Cappa Galung **Aipda Kasril** bersama unsur terkait bergerak melakukan penanganan di lokasi.

 

Sekitar pukul 09.20 Wita, tim gabungan yang terdiri dari personel BPBD, Polsek Bacukiki dan pihak Kelurahan Cappa Galung tiba di lokasi.

 

Penanganan dilakukan dengan memotong bagian pohon yang tumbang menggunakan mesin senso dan peralatan lainnya. Material pohon kemudian dibersihkan agar tidak kembali membahayakan warga maupun mengganggu aktivitas di sekitar permukiman.

 

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah warga menjadi bagian penting dalam penanganan kejadian tersebut. Selain membantu proses evakuasi material pohon, petugas juga memastikan kondisi warga yang rumahnya terdampak tetap aman.

 

Langkah tersebut sekaligus menunjukkan peran Bhabinkamtibmas yang tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi penghubung kepolisian dengan masyarakat ketika terjadi persoalan di wilayah binaannya.

 

### Selesai Ditangani Kurang dari Satu Jam

 

Proses penanganan berlangsung relatif cepat. Sekitar pukul 10.10 Wita, tim gabungan telah menyelesaikan pemotongan dan pembersihan material pohon.

 

Situasi di lokasi kemudian dinyatakan aman dan kegiatan penanganan berlangsung lancar.

 

Meski tidak ada korban jiwa, kerusakan dua rumah menjadi perhatian tersendiri. Apalagi, masih terdapat sejumlah pohon berukuran besar di sekitar kawasan permukiman.

 

Bhabinkamtibmas Cappa Galung Aipda Kasril bersama unsur terkait turut mengantisipasi potensi bahaya lanjutan dengan memperhatikan kondisi lingkungan di sekitar lokasi.

 

### Warga Diminta Waspadai Pohon Besar

 

Keberadaan pohon tua dan berukuran besar di dekat permukiman dinilai perlu mendapatkan perhatian. Terlebih ketika kondisi cuaca berubah dan disertai angin kencang.

 

Karena itu, pemeriksaan terhadap pohon yang berpotensi tumbang menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa.

 

Kapolsek Bacukiki **AKP Bustan Tarika** sebelumnya mengingatkan perlunya perhatian dari instansi terkait terhadap pohon-pohon besar yang berada di sekitar permukiman warga.

 

> “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, masih terdapat pohon berukuran besar di sekitar permukiman sehingga perlu mendapat perhatian dan penanganan sebagai langkah antisipasi,” kata AKP Bustan Tarika dalam laporan kejadian tersebut.

 

Bagi masyarakat, kejadian di Jalan Bau Massepe menjadi pengingat bahwa potensi bencana lingkungan terkadang muncul dari hal yang sehari-hari terlihat biasa.

 

Pohon yang selama bertahun-tahun berdiri di sekitar rumah bisa menjadi ancaman ketika kondisinya sudah tua dan diterpa angin kencang.

 

Karena itu, komunikasi antara warga, Bhabinkamtibmas, pemerintah kelurahan, BPBD, dan instansi terkait menjadi penting. Deteksi dini terhadap pohon yang rawan tumbang dapat dilakukan sebelum persoalan berubah menjadi kerusakan yang lebih besar.

 

Dalam penanganan kejadian tersebut, **Aipda Kasril sebagai Bhabinkamtibmas Kelurahan Cappa Galung** menunjukkan kehadiran polisi di tengah masyarakat, terutama ketika warga membutuhkan bantuan dalam situasi darurat.

 

Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Namun, kerugian materi sekitar Rp20 juta menjadi catatan bahwa kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar tetap diperlukan, khususnya menghadapi potensi angin kencang dan cuaca ekstrem.

(Umar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *