BATAM ,fokustime.id– Polda Kepulauan Riau terus memperkuat sinergi dengan insan pers sebagai mitra strategis dalam menjaga kualitas informasi publik. Hal tersebut tercermin melalui kehadiran Polda Kepri dalam Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Aziziyah 2 Asrama Haji, Batam, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan RI H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M., Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Drs. H. Amsakar Achmad, S.Sos., M.Si., Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Misni, S.KM., M.Si., yang mewakili Gubernur Kepri, serta sejumlah pejabat pemerintah dan pengurus PJS. Polda Kepri turut hadir melalui Dirintelkam dan Kabidhumas Polda Kepri.
Dalam sambutannya, Wali Kota Batam menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan, termasuk dukungan insan pers. Ia memaparkan pertumbuhan ekonomi Batam pada semester pertama 2026 mencapai 7,28 persen, dengan realisasi investasi sebesar Rp58,97 triliun.
Ia juga mengajak insan pers membangun komunikasi yang produktif, menyampaikan informasi secara berimbang, serta tetap menjalankan fungsi kritik dan kontrol sosial secara bertanggung jawab. Menurutnya, pemberitaan perlu memperhatikan keutuhan informasi agar tidak menimbulkan persepsi keliru yang dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat maupun iklim investasi.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan menegaskan bahwa media merupakan mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan kebijakan dan program pembangunan kepada masyarakat. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kebebasan pers yang disertai tanggung jawab, verifikasi, serta penyajian informasi secara utuh dan objektif.
Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli Hasan juga memaparkan arah kebijakan pemerintah di bidang ketahanan dan kedaulatan pangan. Ia menekankan bahwa swasembada pangan merupakan salah satu prioritas nasional yang berkaitan erat dengan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, termasuk peningkatan produktivitas petani, nelayan, dan peternak.
Ia berharap Rakernas III PJS dapat menghasilkan gagasan dan rekomendasi konstruktif untuk meningkatkan profesionalisme jurnalistik serta memperkuat kemitraan antara pemerintah dan media. Kritik dan pengawasan tetap diperlukan, namun harus disampaikan berdasarkan fakta, berimbang, dan tidak mengabaikan konteks informasi.
Polda Kepri memandang kemitraan dengan insan pers sebagai bagian penting dalam membangun ruang informasi publik yang sehat, menjaga kepercayaan masyarakat, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kepulauan Riau. Sinergi tersebut sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, yakni membangun komunikasi dan kolaborasi demi kepentingan masyarakat.
Terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan pentingnya sinergi dan komunikasi yang baik antara Polri dengan insan pers dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara akurat, transparan, dan bertanggung jawab. Ia juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif serta memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 yang aktif selama 24 jam dan bebas pulsa untuk memperoleh bantuan maupun menyampaikan pengaduan kepolisian.
*Polisi Bersama Masyarakat*
(Umar)













