TNI/POLRI

Polri Hadir di Tengah Warga, Bersihkan Puing Pascaledakan di Panimbang

Pandeglang, fokustime.id– Kepolisian bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti dan gotong royong membersihkan puing-puing sisa pascaledakan yang terjadi di Kampung Cisarua, Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang pada Jumat (28/08/2026).

 

Kegiatan yang dilaksanakan sekitar pukul 10.00 WIB tersebut melibatkan personel Polsek Panimbang Polres Pandeglang, personel Satuan Polairud Polres Pandeglang serta warga Kampung Cisarua.

 

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, kegiatan gotong royong tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya warga yang terdampak musibah.

 

“Polri hadir bersama masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan kepedulian dan membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Kegiatan kerja bakti ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat,” ujar Maruli.

 

Maruli menjelaskan, berdasarkan pendataan sementara terdapat sejumlah rumah warga yang mengalami kerusakan akibat ledakan. Salah satunya merupakan rumah milik almarhum MA (54), seorang nelayan yang mengalami kerusakan berat. Korban diketahui meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

 

Sementara itu, rumah milik Mufid (41), Saprudin (46), dan Nendi (45), masing-masing mengalami kerusakan sedang. Kerugian materiil akibat peristiwa tersebut masih dalam proses pendataan.

 

“Untuk kerugian materiil masih dilakukan pendataan. Yang terpenting saat ini adalah memastikan kondisi lingkungan aman serta membantu warga membersihkan puing-puing dan memulihkan kondisi pascakejadian,” jelasnya.

 

Selain melaksanakan kerja bakti, personel kepolisian juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak menyimpan bahan-bahan yang berpotensi menimbulkan ledakan karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

 

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, apabila masih menyimpan bahan-bahan yang dapat memicu ledakan agar segera diserahkan kepada aparat kepolisian. Jangan disimpan atau digunakan secara sembarangan karena dapat membahayakan keselamatan dan lingkungan sekitar,” tegas Maruli.

 

Ia juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan atau mengetahui adanya bahan yang berpotensi menimbulkan ledakan.

 

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan lingkungan. Apabila menemukan bahan yang mencurigakan atau berpotensi menimbulkan ledakan, segera laporkan kepada kepolisian agar dapat ditangani sesuai prosedur,” tambahnya.

 

Selama kegiatan kerja bakti berlangsung, situasi di lokasi berjalan aman, lancar dan kondusif. Kepolisian akan terus berkoordinasi dengan masyarakat serta pihak terkait dalam rangka penanganan dan pemulihan pascakejadian (Umar)

Exit mobile version