TNI/POLRI

Geger, Penemuan Mayat Laki-laki Tampa Identitas di Sungai Lalindu Konawe Utara

 

Konawe Utara, fokustime.id— Warga Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas yang ditemukan terapung di Sungai Lalindu, Desa Sambandete, Kecamatan Oheo, Sabtu (29/8/2026).

 

Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi tidak utuh. Berdasarkan informasi yang diterima dari pihak kepolisian, bagian kepala serta kedua lengan atau tangan korban sudah tidak ditemukan.

 

Penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh dua warga Desa Tangguluri, Kecamatan Asera, yakni Fikram (25) dan Aswan Dianto (43). Saat itu, keduanya sedang melakukan aktivitas memancing dengan menggunakan perahu dan melintasi aliran Sungai Lalindu yang berada di wilayah Desa Sambandete, Kecamatan Oheo.

 

Sekitar pukul 11.00 WITA, kedua saksi melihat sesuatu terapung di pinggiran sungai. Karena penasaran, keduanya kemudian mendekati benda tersebut untuk memastikan apa yang mereka lihat.

 

Setelah berada lebih dekat, kedua saksi terkejut karena benda yang terapung di permukaan air tersebut ternyata merupakan sesosok tubuh manusia berjenis kelamin laki-laki.

 

Kondisi korban saat ditemukan sangat memprihatinkan. Tubuh korban ditemukan tanpa bagian kepala dan kedua lengan atau tangan, sementara identitas korban hingga kini belum diketahui.

 

Melihat kondisi tersebut, kedua saksi kemudian memanggil warga Desa Sambandete dan menyampaikan informasi mengenai penemuan mayat tersebut. Informasi itu selanjutnya diteruskan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

 

Mendapatkan laporan dari masyarakat, personel Polsek Asera bersama personel Polres Konawe Utara langsung mendatangi lokasi kejadian.

 

Penanganan di lokasi dipimpin oleh Kapolsek Asera AKP Mansur, S.H., bersama KSPKT Polres Konawe Utara Ipda Hasmin, S.I.P.

 

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas langsung melakukan sejumlah tindakan kepolisian, mulai dari mendatangi dan mengamankan lokasi, mengevakuasi korban, melakukan upaya identifikasi, serta mengumpulkan bahan keterangan dari sejumlah pihak.

 

Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD Konawe Utara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

 

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban serta memastikan penyebab kematiannya.

 

Kondisi tubuh korban yang ditemukan tidak utuh juga menjadi perhatian dalam proses penyelidikan. Polisi akan melakukan pendalaman melalui pemeriksaan identifikasi dan forensik guna mengetahui apakah terdapat tanda-tanda kekerasan atau faktor lain yang menyebabkan kondisi tubuh korban.

 

Selain itu, kepolisian juga akan melakukan pendataan dan penelusuran terhadap kemungkinan adanya laporan orang hilang, baik di wilayah Kabupaten Konawe Utara maupun wilayah sekitarnya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, identitas korban belum diketahui dan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan serta menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

 

Perkembangan penanganan kasus ini masih akan terus dilakukan oleh pihak kepolisian.

(Umar)

Exit mobile version