Soppeng,fokustime.id – Polres Soppeng menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam Tahun 2026 di halaman Mako Polres Soppeng, Jalan La Tenri Bali, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata. Kamis, 5 November 2026.
Apel yang dimulai pukul 08.05 WITA tersebut dipimpin langsung Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., serta diikuti personel TNI-Polri, Satpol PP, Polhut, BPBD, PSC 119 dan unsur terkait lainnya.
Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Bupati Soppeng, Dandim 1423/Soppeng, Kepala BPBD Kabupaten Soppeng, Wakapolres Soppeng AKBP Tamar, S.Sos., para pejabat utama Polres Soppeng, serta tamu undangan.
Dalam amanatnya, Kapolres Soppeng menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana tidak cukup hanya dengan menyiapkan personel, tetapi juga harus didukung koordinasi yang kuat, kesiapan sarana dan prasarana, serta pemahaman terhadap tugas dan tanggung jawab masing-masing instansi.
“Penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, seluruh unsur yang terlibat harus membangun koordinasi yang solid, memahami peran masing-masing, serta mampu mengambil langkah cepat dan tepat ketika terjadi keadaan darurat. Kehadiran kita di tengah masyarakat harus benar-benar memberikan perlindungan dan rasa aman, terutama saat masyarakat menghadapi situasi bencana,” tegas Kapolres.
Ia juga menekankan pentingnya mengedepankan keselamatan masyarakat dalam setiap langkah penanganan bencana, termasuk memastikan kesiapan personel dan peralatan agar dapat dikerahkan secara efektif sesuai kebutuhan di lapangan.
Pelaksanaan apel ditandai dengan pemeriksaan pasukan sebagai bentuk pengecekan kesiapan seluruh unsur yang terlibat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergitas antara TNI-Polri, Pemerintah Daerah dan instansi terkait dalam menghadapi berbagai potensi bencana di Kabupaten Soppeng.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral guna membahas kesiapan masing-masing instansi, pola koordinasi serta langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam penanggulangan bencana alam.
Melalui apel dan rakor tersebut, diharapkan seluruh unsur terkait memiliki kesiapan yang terarah dan mampu bergerak secara terpadu, sehingga penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat dan mengutamakan keselamatan masyarakat.
(Umar)













