Soppeng,fokustime.id – Polres Soppeng melalui Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) melaksanakan program edukasi pemahaman Artificial Intelligence (AI) bagi siswa SMK Negeri 4 Soppeng. Jumat, 21 Agustus 2026.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.30 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres Soppeng, Kompol Sulaeman Abu, S.H., M.H., dengan melibatkan tujuh personel sebagai bagian dari tim pelaksana dan trainer.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah personel Polres Soppeng hadir, di antaranya Kanit Tipikor Polres Soppeng Ipda Udianto, Ipda Wawan Darmawan, S.E., serta para trainer dari Polres Soppeng, yakni Bripda A. Arya, Bripda Anugrah, Bripda Ahmad Perjaka Putra, S.E. dan Bripda Sakinah Kurnia Rizky, S.P. sebagai pembawa acara dan diikuti siswa kelas XI SMK Negeri 4 Soppeng.
Program edukasi ini merupakan bagian dari tindak lanjut implementasi Program Quick Wins Presisi Triwulan III Tahun 2026, khususnya pada Indikator 9.1 dan 9.2, yang menyasar pemahaman teknologi kecerdasan buatan di kalangan pelajar SMA, SMK dan MA sederajat.
Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa perkembangan teknologi harus diikuti dengan kemampuan dan pemahaman yang baik, khususnya bagi generasi muda yang menjadi pengguna aktif teknologi digital.
“AI merupakan bagian dari perkembangan teknologi yang tidak dapat kita hindari. Karena itu, yang penting bukan hanya bisa menggunakannya, tetapi juga memahami manfaat, risiko dan batasan dalam penggunaannya. Pelajar harus mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas, bertanggung jawab dan tetap menjunjung etika,” ujar Kapolres Soppeng.
Menurutnya, edukasi sejak di bangku sekolah menjadi langkah penting agar generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menggunakannya untuk mendukung proses belajar, mengembangkan kreativitas dan mempersiapkan diri menghadapi perkembangan dunia kerja.
“Teknologi harus menjadi alat untuk meningkatkan kemampuan, bukan menggantikan kemauan untuk belajar. Kami berharap para siswa dapat menggunakan AI sebagai sarana pendukung untuk berkembang, tetap berpikir kritis dan tidak mudah menerima informasi tanpa melakukan pengecekan,” lanjutnya.
Kegiatan edukasi berlangsung dengan melibatkan siswa secara aktif melalui penyampaian materi dan pengenalan pemanfaatan AI dalam kehidupan sehari-hari.
Polres Soppeng berharap kegiatan tersebut dapat memberikan wawasan baru kepada para pelajar sekaligus membangun budaya penggunaan teknologi yang aman, bijak dan produktif.
Melalui kegiatan ini, Polres Soppeng menunjukkan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan literasi digital generasi muda sekaligus membangun pemahaman bahwa perkembangan teknologi harus diimbangi dengan tanggung jawab dan nilai-nilai positif.
(Umar)













