TNI/POLRI

Polres Parepare Edukasi Santri soal Bahaya Narkoba, Anak Jadi Sasaran Perlindungan

 

PAREPARE, fokustime.id— Upaya mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan anak dan remaja terus dilakukan **Polres Parepare**. Kali ini, edukasi menyasar para santri di Pondok Pesantren Hilyatul Irsyad, Kota Parepare, Jumat (18/9/2026).

 

Ps Kasat Resnarkoba Polres Parepare **IPTU Jufri, S.H.**, bersama KBO Resnarkoba **IPTU Hamka, S.E.**, memberikan bimbingan dan penyuluhan mengenai bahaya narkoba kepada para siswa.

 

Penyuluhan tersebut tidak sekadar mengenalkan jenis dan bahaya narkotika. Edukasi juga menjadi bagian dari langkah pencegahan agar anak-anak memiliki pemahaman sejak dini mengenai risiko penyalahgunaan narkoba.

 

Kalangan anak dan remaja dinilai perlu mendapat perhatian dalam upaya pencegahan. Selain berada pada fase perkembangan, mereka juga dapat berhadapan dengan berbagai pengaruh lingkungan yang berpotensi mendorong perilaku berisiko.

 

Ps Kasat Resnarkoba Polres Parepare IPTU Jufri mengatakan edukasi kepada anak menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran sejak dini.

 

> “Pencegahan harus dimulai sejak dini dengan memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai bahaya narkoba dan dampak yang dapat ditimbulkannya.”

 

Menurutnya, pengetahuan yang memadai diharapkan membuat para siswa mampu mengenali risiko sekaligus mengambil sikap ketika menghadapi lingkungan yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba.

 

### Libatkan Pesantren dan Guru

 

Penyuluhan di Pondok Pesantren Hilyatul Irsyad turut dihadiri pimpinan pesantren **AG. Dr. KM. Hisbul Rauf, S.H.I., M.Pd.I.**, para guru, serta seluruh siswa.

 

Kehadiran unsur pendidik dalam kegiatan tersebut menjadi penting karena pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak hanya bergantung pada aparat penegak hukum.

 

Lingkungan keluarga, sekolah, dan pesantren memiliki peran dalam membangun kebiasaan serta keberanian anak untuk menolak berbagai bentuk penyalahgunaan narkotika.

 

Polres Parepare juga mendorong agar para siswa tidak hanya memahami narkoba sebagai persoalan hukum, tetapi juga melihat dampaknya terhadap masa depan, pendidikan, hubungan sosial, dan kehidupan keluarga.

 

“Anak-anak perlu memiliki keberanian untuk mengatakan tidak terhadap narkoba dan tidak mudah terpengaruh ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Jufri.

 

### Bangun Kesadaran dari Lingkungan Terdekat

 

Pencegahan melalui edukasi menjadi salah satu pendekatan yang dapat dilakukan sebelum persoalan narkoba berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

 

Karena itu, penyampaian informasi secara langsung kepada pelajar dinilai memiliki arti penting. Anak-anak dapat memperoleh pemahaman yang lebih mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bagaimana bersikap ketika mendapatkan tawaran atau ajakan yang berkaitan dengan narkoba.

 

Polres Parepare menempatkan edukasi sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran bersama. Pesan yang disampaikan kepada para santri diharapkan tidak berhenti di lingkungan pesantren, tetapi juga dapat diteruskan kepada keluarga dan lingkungan pergaulan mereka.

 

Melalui pendekatan edukatif tersebut, kepolisian berupaya memperkuat benteng pencegahan narkoba dengan menjadikan generasi muda sebagai bagian penting dari upaya tersebut.

(Umar)

Exit mobile version