Enrekang, fokustime.id- Dalam rangka mendukung program nasional Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri melalui Program II: Pemanfaatan Lahan Produktif dengan target penanaman jagung seluas 1 juta hektare secara nasional, Polres Enrekang di bawah kepemimpinan Kapolres Enrekang Hari Budiyanto melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 tingkat Polres Enrekang, yang berlangsung di Desa Karrang Kecamatan Cendana Kabupaten Enrekang, Sabtu (08/03/2026).
Dalam waktu bersamaan, kegiatan penanaman jagung serentak ini dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo.M.Si, yang terpusat di Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, serta diikuti secara virtual melalui Zoom Meeting oleh jajaran kepolisian di seluruh Indonesia, termasuk Polres Enrekang.
Bahwa Program ini merupakan bagian dari komitmen nasional dalam mendukung target swasembada pangan yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Dalam keterangannya kepada awak media melalui Sihumas Polres Enrekang, Kapolres Enrekang AKBP Hari Budiyanto.S.H.,S.I.K.,M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata komitmen Polri dalam mendukung kebijakan strategis pemerintah pusat menuju kemandirian pangan nasional.
“Ini menjadi kebanggaan sekaligus kehormatan bagi institusi Polri dalam hal ini Polres Enrekang karena dapat turut serta menjalankan program Bapak Presiden dalam mewujudkan swasembada pangan. Polri diberikan amanah untuk melaksanakan penanaman jagung seluas satu juta hektare pada tahun 2026, dan kita berharap hingga kuartal pertama ini target nasional tersebut dapat tercapai,” ungkapnya.
Lebih lanjut, AKBP Hari Budiyanto menegaskan bahwa kegiatan penanaman jagung ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan merupakan implementasi nyata dari komitmen Polri dalam menjaga stabilitas pangan, memperkuat perekonomian masyarakat, serta mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan produktif di wilayah hukum Polres Enrekang.
Program penanaman jagung serentak ini juga menjadi bukti kuatnya sinergi lintas sektor antara Polres Enrekang, Pemerintah Kabupaten Enrekang, serta kalangan akademisi dari Universitas Hasanuddin.
Sebagai bentuk dukungan riset dan inovasi pertanian, Universitas Hasanuddin turut menyalurkan bibit jagung unggul jenis JJ-UH 2, yang dikenal memiliki tingkat produktivitas tinggi serta mampu beradaptasi dengan baik terhadap kondisi lahan di wilayah Enrekang.
Pada kegiatan tersebut disiapkan lahan seluas kurang lebih 30 hektare sebagai lokasi penanaman jagung, yang sekaligus dijadikan sebagai proyek percontohan kolaboratif antara unsur pemerintah daerah, akademisi, dan Polri dalam mengembangkan sektor pertanian berbasis riset dan pendampingan.
Melalui kegiatan ini, Polres Enrekang menunjukkan bahwa peran Polri tidak hanya terbatas pada tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir sebagai agent of development, yang turut mendorong produktivitas ekonomi masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal.
Program penanaman jagung sejuta hektare tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani, membuka peluang lapangan kerja baru, serta memperkuat stabilitas ekonomi baik di tingkat daerah maupun nasional.
Dengan semangat Presisi menuju Indonesia Emas 2045, Polres Enrekang berkomitmen untuk terus berinovasi, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta menjadi bagian aktif dalam mewujudkan kemandirian pangan menuju Indonesia yang tangguh, mandiri, dan berdaulat.
(Umar)












