Soppeng,fokustime.id – Personel Polres Soppeng melaksanakan pengamanan dan pengawalan aksi unjuk rasa yang digelar oleh Aliansi Mahasiswa Soppeng Menggugat di kawasan Segitiga Cakelle, Jalan Kemakmuran, Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Pengamanan dilakukan untuk memastikan penyampaian pendapat di muka umum berlangsung aman, tertib, serta tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Selasa, 7 Juli 2026.
Aksi yang dipimpin Jenderal Lapangan Muhammad Arifin Syam tersebut diikuti sekitar 50 orang peserta yang datang menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat. Dalam aksinya, massa menyampaikan orasi secara bergantian menggunakan pengeras suara sambil membawa spanduk, bendera organisasi, pamflet, dan atribut aksi bertema “Soppeng Tidak Setara! Evaluasi Kinerja Pemda Soppeng.”
Massa menyampaikan sejumlah aspirasi terkait evaluasi kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng, di antaranya mengenai program beasiswa pemerintah daerah, kejelasan status aset Asrama Mahasiswa Soppeng, evaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), pengembalian TNI dan Polri pada fungsi utamanya, serta klaim peningkatan ekonomi daerah.
Pada saat aksi berlangsung, massa sempat melakukan pembakaran ban bekas di badan jalan dan pemblokiran arus lalu lintas sebagai bentuk protes atas belum hadirnya perwakilan Pemerintah Daerah. Personel Polres Soppeng yang melaksanakan pengamanan tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis sehingga situasi tetap terkendali serta arus lalu lintas dapat kembali normal.
Sekitar pukul 17.45 WITA, perwakilan massa diterima untuk berdialog dengan Anggota DPRD Kabupaten Soppeng Fraksi Partai Golkar Dapil IV Liliriaja–Citta, Hadi Wijaya Ismail, S.P., didampingi Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., serta Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Soppeng Nazamuddin, S.H., M.H.
Dalam dialog tersebut, seluruh tuntutan mahasiswa disampaikan dan DPRD menyatakan akan meneruskan aspirasi tersebut kepada instansi terkait sesuai mekanisme yang berlaku.
Usai dialog, sekitar pukul 18.05 WITA massa membubarkan diri dengan tertib. Berkat kesiapsiagaan personel pengamanan, seluruh rangkaian aksi berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., mengatakan bahwa Polres Soppeng berkomitmen memberikan pengamanan secara profesional, humanis, dan sesuai prosedur dalam setiap kegiatan penyampaian pendapat di muka umum.
“Pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjamin hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara damai sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Kami mengapresiasi seluruh peserta aksi yang telah menyampaikan pendapat dengan tertib, sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan lancar hingga selesai,” ujar Kapolres.
(Umar)
