Banggai,fokustime.id – Bhabinkamtibmas Polsek Toili Brigpol Moh. Kosim memimpin langsung kegiatan problem solving untuk menuntaskan kesalahpahaman yang terjadi antar orang tua siswa dan guru SD di Kecamatan Moilong, Banggai, Kamis pagi (13/8/2026).
Kegiatan mediasi ini turut mendampingi dalam proses tersebut, Kepala Sekolah, perwakilan guru, Kepala Desa, Sekdes, serta kedua belah pihak yang berselisih.
Fokus utama mediasi ini adalah menjembatani kesalahpahaman yang terjadi antara orang tua siswa dengan guru yaitu SU (36) dan MM (45) terkait sebuah peristiwa yang terjadi di lingkungan sekolah beberapa waktu lalu.
Kepolisian hadir untuk memastikan bahwa konflik sosial di lingkungan pendidikan ini dapat diselesaikan melalui jalur musyawarah tanpa harus berlanjut ke ranah hukum.
Dialog yang berlangsung secara terbuka tersebut mengedepankan aspek psikologis siswa, sehingga suasana belajar mengajar di sekolah tetap kondusif dan hubungan antar wali murid dan guru kembali harmonis.
Setelah melalui proses diskusi yang difasilitasi oleh jajaran Polsek Toili dan pihak pemerintah, kedua belah pihak sepakat untuk saling memaafkan. Sebagai bentuk kepastian hukum, keduanya menandatangani surat pernyataan bersama yang menyatakan bahwa telah selesai.
Kapolsek Toili, IPTU I Putu Pratama Yoga, menekankan bahwa metode problem solving adalah instrumen yang sangat efektif untuk menjaga ketertiban di lingkungan pendidikan.
“Hal ini merupakan upaya bersama untuk menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman serta memastikan area sekolah tetap menjadi tempat yang nyaman bagi pertumbuhan anak-anak,” terang IPTU Yoga.
(Umar)













