TNI/POLRI

Perkuat Sinergi Lintas Sektoral, Polres Parepare Siapkan Personel Penanggulangan Bencana

×

Perkuat Sinergi Lintas Sektoral, Polres Parepare Siapkan Personel Penanggulangan Bencana

Sebarkan artikel ini

 

 

PAREPARE ,fokustime.id– Menyongsong datangnya musim penghujan serta mengantisipasi potensi ancaman bencana hidrometeorologi, jajaran Polres Parepare menggelar Apel Gelar Pasukan dan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam Tahun 2026. Kegiatan gabungan berskala besar ini dipusatkan di Halaman Mako Polres Parepare, Jalan Andi Mappatola, Kelurahan Ujung Baru, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Kamis (5/11/2026).

 

Bertindak selaku Pimpinan Apel, Kapolres Parepare, AKBP Phunky Mahendra Borniawan, S.I.K., M.H., M.I.K. Komandan Apel diemban oleh Pamapta I Ipda Kaliuddin Kamra, S.Sos., M.H., serta Perwira Apel Kasat Samapta AKP Muhammad Habir, S.H.

 

Apel siaga serentak yang dihelat secara nasional pada awal November 2026 ini dihadiri secara lengkap oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pimpinan instansi terkait. Di antaranya Dandim 1405 Parepare Letkol Inf. Erwin Hidayat, Dan Yon B Sat. Brimob Polda Sulsel Kompol Ramli, Pasi Tuut Den POM XIV-2 HSN Kapten CPM. Hasyim Ashari, perwira Pengadilan Negeri Parepare Alfian Sugiantoro, Kasat Pol PP Dede Harirustaman, perwakilan BPBD, hingga Dinas Kehutanan dan instansi vertikal horizontal lainnya di Kota Parepare.

 

Peserta apel terdiri atas gabungan pasukan lintas instansi yang merepresentasikan kesiapan total penanggulangan bencana, meliputi satu regu Perwira, Kodim 1405 Parepare, Den B Brimob Polda Sulsel, Dalmas Inti Sat Samapta, Gabungan Polsek, Sat Lantas, Damkar, Basarnas, Sat Pol PP, BPBD, Polhut, hingga tim kesehatan.

 

Dalam amanatnya, Kapolres Parepare menegaskan bahwa apel ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga pemangku kepentingan terkait dari aspek personel, peralatan, hingga koordinasi lintas sektoral dalam menghadapi potensi bencana alam di Sulawesi Selatan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

 

“Kondisi geografis yang beragam, mulai dari pegunungan, dataran rendah, hingga pesisir, menyimpan potensi banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung. Berdasarkan catatan data, pada tahun 2025 tercatat 270 kejadian bencana, sementara hingga saat ini pada tahun 2026 telah terjadi 129 kejadian, di mana angin puting beliung tahun ini bahkan telah melampaui jumlah sepanjang tahun lalu. Hal ini menegaskan bahwa mitigasi harus dilakukan secara terpadu dengan kunci keberhasilan berupa kolaborasi dan sinergi antarinstansi,” tegas AKBP Phunky Mahendra Borniawan.

 

Sebagai langkah taktis dan strategis menghadapi musim penghujan, Kapolres Parepare menekankan enam instruksi penting kepada seluruh personel dan instansi yang terlibat,

 

Petakan Daerah Rawan Bencana: Melakukan identifikasi dini terhadap titik-titik yang memiliki risiko tinggi terjadinya bencana alam.

 

Tingkatkan Edukasi dan Imbauan: Masifkan penyuluhan kepada masyarakat agar senantiasa waspada dan siap siaga.

 

Siagakan Personel dan Sarana Prasarana: Memastikan kesiapan fisik anggota serta kelengkapan alat evakuasi dan penanggulangan bencana sewaktu-waktu dibutuhkan.

 

Perkuat Koordinasi Lintas Sektoral: Menjalin komunikasi yang erat dan solid antar-lembaga dalam penanganan darurat.

 

Siapkan Posko Bencana: Mendirikan dan mengaktifkan posko terpadu untuk memudahkan pusat komando dan informasi.

 

Tuntaskan Penanganan dan Penyelamatan: Memastikan penanganan cepat dan tanggap baik pada saat kejadian maupun pascabencana.

 

“Melalui gelaran apel ini, kesiapan personel gabungan di Kota Parepare diharapkan semakin terarah, solid, dan terlatih. Ke depan, jajaran Polres Parepare juga merencanakan pelaksanaan pelatihan berkala bersama instansi terkait guna terus mengasah keterampilan serta kesiapsiagaan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang terdampak bencana.” Pungkasnya

(Umar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *