Manokwari – Semangat mewujudkan Indonesia yang mandiri di bidang pangan kembali bergema dari tanah Papua Barat. Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru memimpin Panen Raya TNI secara daring bersama Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo. dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di lahan persawahan SP-1 Kampung Prafi Mulya, Distrik Prafi, Kab Manokwari, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Wakil Bupati Manokwari H. Mugiyono, S.Hut., M.Ling., Kabinda Papua Barat Brigjen TNI Sri Widodo, S.IP., M.Si., M.Soc.Sc., Kasdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Dian Hardiana, S.I.P., Para Asisten dan Kabalak Kodam XVIII/Kasuari, Dirbinmas Polda Papua Barat Kombes Pol. Hari Sembiring, S.I.K. Dirpolairud Polda Papua Barat Kombes Pol. Haryatmoko, S.I.K., M.H., Ketua Kelompok Tani Bpk Mujiman, perwakilan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari, Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BPSIP) Papua, mahasiswa Polbangtan Manokwari, para Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BPP) se-Warpramasi, serta para ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kampung Prafi Mulya.
Momentum panen raya diawali dengan panen padi bersama yang dipimpin Pangdam XVIII/Kasuari, dilanjutkan penyerahan bantuan alat pertanian dan pupuk kepada Kelompok Tani Bangun Karya. Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan ini mencerminkan kuatnya kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat di Papua Barat.
Secara virtual, Panglima TNI Jenderal TNI H. Agus Subiyanto, S.E., M.Si. melaporkan capaian pendampingan TNI di sektor pertanian yang mencakup komoditas padi, tebu, dan kedelai di berbagai wilayah Indonesia. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi lintas sektor yang telah memberikan kontribusi nyata terhadap target produksi pangan nasional serta menjadi bukti komitmen TNI dalam memperkuat kemandirian pangan menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam arahannya, Presiden RI menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan gerakan nasional yang membutuhkan persatuan dan gotong royong seluruh komponen bangsa. Presiden mengapresiasi peran aktif TNI yang tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir di tengah masyarakat melalui pendampingan kepada para petani. Melalui Panen Raya TNI ini, diharapkan semangat kolaborasi terus tumbuh sehingga mampu meningkatkan produksi pangan, memperkuat kesejahteraan petani, dan mewujudkan Indonesia yang berdaulat di bidang pangan.
(Tim Pendam XVIII/Ksr/Red)













