Sinjai, fokustime.id- Kasat Samapta Polres Sinjai, AKP Herman, S.Sos.,MH menjadi pembina upacara di MAN (Madrasah Aliyah Negeri) 2 Sinjai, pada Senin (27/7/2026).
Upacara yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh Kepala Sekolah, para guru, staf, serta seluruh siswa MAN 2 Sinjai.
Kasat Samapta Polres Sinjai AKP Herman menyampaikan berbagai pesan edukatif yang bertujuan membentuk karakter generasi muda agar menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menjauhi berbagai bentuk perilaku negatif yang dapat merusak masa depan.
Di hadapan para peserta upacara, Kasat Samapta mengingatkan pentingnya menjauhi penyalahgunaan narkoba, aksi perundungan (bullying), balap liar, hingga berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya.
Menurutnya, pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus mampu menjaga diri dari pengaruh buruk yang dapat menghambat masa depan dan cita-cita mereka.
“Kami menghimbau kepada seluruh siswa untuk tidak terlibat dalam kenakalan remaja. Jauhi narkoba, patuhi keselamatan berlalu lintas, dengarkan nasihat orang tua dan guru, serta fokuslah belajar demi meraih cita-cita,” pesannya.
Selain itu, ia juga mengajak seluruh siswa untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), baik di lingkungan sekolah maupun di tempat tinggal masing-masing. Menurutnya, keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menaati aturan, serta menjaga hubungan baik dengan sesama.
Dalam kesempatan tersebut, Kasat Samapta juga menekankan pentingnya menghormati orang tua dan guru sebagai bentuk pengamalan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, serta akhlak yang baik. Sikap hormat kepada orang tua dan guru, menurutnya, merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas.
Tak hanya itu, ia kembali mengingatkan bahaya penyalahgunaan narkoba yang hingga kini masih menjadi ancaman serius bagi kalangan remaja. Ia mengajak para siswa agar memiliki keberanian untuk melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian dalam menyelamatkan masa depan generasi muda dari dampak buruk narkotika.
Sementara itu, Kapolres Sinjai AKBP Jamal Fathur Rakhman, S.Ik.,MH mengatakan bahwa kegiatan pembinaan di sekolah merupakan salah satu bentuk kepedulian Polres Sinjai dalam mendukung dunia pendidikan melalui edukasi, sosialisasi, serta pembinaan karakter kepada para pelajar.
Menurutnya, kehadiran Polri di lingkungan sekolah bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra pendidikan yang berperan memberikan motivasi, pembinaan, serta pemahaman kepada generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berprestasi, dan taat hukum.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap dapat terus membangun kedekatan dengan para pelajar sekaligus memperkuat peran Polri dalam memberikan edukasi dan pembinaan karakter generasi muda demi terciptanya lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.
Kehadiran personel Polres Sinjai sebagai pembina upacara diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus meningkatkan kesadaran para siswa akan pentingnya menjaga disiplin, menjauhi perilaku menyimpang, serta berperan aktif menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
Melalui sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, berakhlak mulia, serta mampu menjadi pelopor keselamatan dan keamanan di tengah masyarakat.
(Umar)
