MAROS, fokustime.id– Rabu (4/11/2026) – Pemadaman listrik yang terjadi hingga empat kali dalam satu malam di Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, menuai sorotan dan keresahan masyarakat. Kondisi tersebut membuat warga mempertanyakan kualitas pelayanan PLN ULP Maros yang dinilai perlu mendapatkan evaluasi serius.
Salah seorang warga, Mifta Fajrin, mengaku sangat risih dengan kondisi pemadaman listrik yang terjadi berulang kali dalam satu malam. Menurutnya, gangguan tersebut bukan hanya mengganggu kenyamanan di rumah, tetapi juga berdampak terhadap aktivitas dan pekerjaan masyarakat.
“Jujur, saya sangat risih dengan kondisi seperti ini. Bagaimana tidak, dalam satu malam listrik bisa padam sampai empat kali. Kami sebagai masyarakat tentu merasa dirugikan. Pekerjaan menjadi terganggu, aktivitas tidak berjalan normal, bahkan kami selalu dihantui kekhawatiran barang-barang elektronik di rumah mengalami kerusakan akibat listrik yang berulang kali padam dan kembali menyala,” ungkap Mifta Fajrin.
Ia menilai persoalan pemadaman listrik berulang kali tidak boleh dianggap sebagai gangguan biasa tanpa adanya penjelasan yang transparan kepada masyarakat.
Menurut Mifta, masyarakat membutuhkan kepastian pelayanan listrik yang stabil. Sebab, listrik saat ini telah menjadi kebutuhan utama dalam menunjang berbagai aktivitas, baik rumah tangga, pekerjaan maupun kegiatan ekonomi.
Atas kondisi tersebut, Mifta secara terbuka meminta kepada anggota DPRD Kabupaten Maros agar memperlihatkan keseriusan dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelayanan publik.
Ia mendesak DPRD Kabupaten Maros untuk segera memanggil pihak PLN ULP Maros guna meminta penjelasan terkait penyebab pemadaman listrik yang terjadi hingga empat kali dalam satu malam di Kecamatan Camba.
“Saya sangat berharap kepada anggota DPRD Kabupaten Maros agar memperlihatkan keseriusannya. Tolong panggil pihak PLN ULP Maros! Tanyakan apa sebenarnya permasalahan yang terjadi sehingga listrik bisa padam sampai empat kali dalam semalam. Jangan hanya masyarakat yang harus menerima dampaknya, sementara kami tidak mengetahui apa penyebab sebenarnya,” tegas Mifta.
Ia juga berharap DPRD tidak sekadar menjadikan keluhan masyarakat sebagai catatan, tetapi benar-benar mengambil langkah konkret dengan meminta penjelasan dan mendorong evaluasi terhadap pelayanan kelistrikan di Kabupaten Maros.
Ada apa sebenarnya dengan pelayanan PLN ULP Maros? Pertanyaan ini kini menjadi keresahan masyarakat yang menginginkan kepastian. Apakah pemadaman tersebut disebabkan gangguan jaringan, pemeliharaan, kerusakan teknis, atau faktor lainnya? Pihak PLN diharapkan dapat memberikan penjelasan secara terbuka agar masyarakat tidak terus bertanya-tanya.
Masyarakat tidak menuntut sesuatu yang berlebihan. Mereka hanya menginginkan pelayanan listrik yang stabil, pemberitahuan yang jelas apabila terjadi pemeliharaan, serta penanganan cepat ketika gangguan terjadi.
Kini perhatian tertuju kepada PLN ULP Maros dan para wakil rakyat di DPRD Kabupaten Maros. Masyarakat menunggu penjelasan dan langkah nyata, bukan sekadar janji
laporan:Syamsir
