Gowa,fokustime.id – Pagi itu, suasana di pelataran Masjid Besar Limbung, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, terasa berbeda. Usai menunaikan Salat Subuh bersama jamaah, Kapolresta Gowa Kombes Pol. Dr. H. Muh. Yusuf Usman, S.H., S.I.K., M.T., CIPA, tidak langsung meninggalkan lokasi.
Didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polresta Gowa, Kapolresta justru melanjutkan silaturahmi melalui kegiatan Jum’at Curhat, Jumat (28/8/2026).
Di tengah masyarakat, suasana berlangsung penuh keakraban. Tidak ada jarak antara seorang pimpinan kepolisian dengan warga yang ditemuinya. Kapolresta Gowa membuka ruang dialog, mendengarkan satu per satu suara masyarakat, menyerap aspirasi, sekaligus berbagi pesan tentang pentingnya menjaga keamanan dan kedamaian bersama.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Gowa Fraksi Partai Demokrat H. Abd Salam, S.Sos., Dg. Rani, Anggota DPRD Kabupaten Gowa Fraksi Partai Gerindra Nasaruddin, S.Sos., Dg. Sitakka, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Gowa Hj. Rismawati Kadir Nyampa, S.T., M.H., Camat Bajeng H. Achmad Rajab, S.Pd., M.M., Pengurus Masjid Besar Limbung H. Nurdin Johasang Dg. Naro, S.Ag., para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para jamaah Masjid Besar Limbung.
Bagi Kapolresta Gowa, Jum’at Curhat bukan sekadar agenda rutin, melainkan kesempatan untuk turun langsung dan mendengar apa yang menjadi keresahan maupun harapan masyarakat.
Dengan suasana santai dan penuh kekeluargaan, masyarakat diberikan kesempatan menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, khususnya yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.
Kapolresta Gowa menegaskan bahwa kepolisian tidak akan mampu bekerja sendiri dalam menjaga kamtibmas.
«“Kami ingin selalu dekat dengan masyarakat. Apa yang disampaikan masyarakat kepada kami menjadi masukan penting untuk memperbaiki pelayanan dan menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ungkapnya.»
Menurutnya, kedekatan antara Polri dan masyarakat harus terus dibangun melalui komunikasi yang terbuka. Sebab, banyak persoalan di tengah masyarakat yang dapat diselesaikan lebih awal apabila ada komunikasi dan kepedulian bersama.
“Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi. Ini adalah tanggung jawab kita semua. Mari kita jaga lingkungan kita bersama, saling peduli dan saling mengingatkan,” pesan Kapolresta.
Kehadiran Kapolresta Gowa di Masjid Besar Limbung pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Usai berdialog, suasana semakin akrab ketika Kapolresta berbaur bersama para tokoh dan jamaah.
Momen tersebut menjadi gambaran bahwa kedekatan Polri dengan masyarakat tidak selalu dibangun melalui ruang-ruang formal, tetapi dapat tumbuh dari sebuah masjid, dari silaturahmi, dari kesediaan untuk duduk bersama dan mendengarkan.
Melalui Safari Subuh yang dilanjutkan dengan Jum’at Curhat, Kapolresta Gowa menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat.
Sebab bagi Polri, mendengar adalah langkah awal untuk memahami. Dan memahami masyarakat adalah bagian penting dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang humanis, responsif, serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
(Umar)













