Sigi, fokustime.id– Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga, S.H., S.I.K., M.H. bersama Dansat Brimob Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol. Kurniawan Tandi Rongre, S.I.K., M.Si., yang mewakili Kapolda Sulawesi Tengah, serta unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Tengah dan Kabupaten Sigi, mendampingi Kepala BNPB Pusat Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M. menemui dan menyapa warga terdampak gempa bumi di Kecamatan Nokilalaki dan Kecamatan Palolo, Jumat (19/6/2026). Kehadiran rombongan di tengah masyarakat menjadi suntikan semangat bagi warga yang masih berjuang memulihkan kehidupan mereka pascabencana.
Kunjungan tersebut diawali dengan rapat koordinasi di Pos Lapangan Penanganan Tanggap Darurat Bencana Alam Gempa Bumi, Kantor Camat Nokilalaki. Dalam kesempatan itu, Kepala BNPB menerima paparan terkait kondisi terkini, dampak gempa, serta berbagai kebutuhan masyarakat yang masih memerlukan perhatian dan penanganan.
Dalam arahannya, Kepala BNPB menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat penanganan dan pemulihan pascagempa di Kabupaten Sigi, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak, serta mitigasi potensi bencana lanjutan yang dapat mengancam keselamatan warga.
Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga mengatakan kehadiran Kepala BNPB di Kabupaten Sigi merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat yang sedang menghadapi cobaan akibat bencana alam.
“Kehadiran Bapak Kepala BNPB di lokasi terdampak memberikan semangat dan harapan bagi masyarakat. Ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir dan memberikan perhatian serius terhadap percepatan penanganan serta pemulihan pascagempa di Kabupaten Sigi,” ujar Kapolres.
“Sejalan dengan arahan Kepala BNPB, kami akan terus hadir bersama masyarakat. Personel Polres Sigi tidak hanya melaksanakan pengamanan, tetapi juga mendampingi warga, membantu proses penanganan darurat, serta mengawal distribusi bantuan kemanusiaan agar dapat diterima oleh masyarakat yang membutuhkan. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan tidak sendiri dalam menghadapi masa-masa sulit ini,” lanjutnya.
Usai rapat koordinasi, rombongan melanjutkan peninjauan ke sejumlah lokasi terdampak dan berdialog langsung dengan warga. Selain mendengarkan kebutuhan masyarakat, kunjungan tersebut juga menjadi bentuk dukungan moril agar warga tetap kuat dan optimistis menghadapi proses pemulihan pascagempa.
(Umar)













