Konawe Utara ,fokustime.id– Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara menggelar kegiatan operasi pasar menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan Idul Fitri 1447 H / 2026 M di Pasar Rakyat Desa Wawoluri, Kecamatan Motui, Kabupaten Konawe Utara, Selasa (3/3/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Konawe Utara H. Abuhaera, dan melibatkan unsur Forkopimda serta perangkat daerah terkait. Turut hadir Wakapolres Konawe Utara Kompol Sumarso, S.Sos para kepala OPD lingkup Pemda Konawe Utara, Asisten I Setda Konawe Utara Hasran Abubakar, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Muhammad Nur Sain, Kepala Dinas BPMD Sudomo, Kasdim 1430 Konawe Utara Mayor Mappatoba, Camat Motui Taslim, Lurah Bende Neli Wati, serta personel Polsek Sawa dan unsur terkait lainnya.
Operasi pasar ini dilaksanakan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengecekan harga sembako, pemeriksaan masa kedaluwarsa barang, pengecekan stok bahan pokok serta gas LPG, hingga pemeriksaan timbangan milik para pedagang.
Dari hasil pemantauan di lapangan, petugas menemukan adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas, seperti minyak goreng dan tepung terigu Segitiga Biru dengan kenaikan sekitar Rp1.000 hingga Rp3.000. Selain itu, ditemukan pula aktivitas pedagang yang menggunakan badan jalan di jalur poros Trans-Sulawesi di Desa Wawoluri, sehingga menyebabkan arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan.
Tim juga menemukan adanya produk makanan berupa roti yang sudah melewati batas aman konsumsi yang dijual di salah satu gerai ritel di Desa Wawoluri. Selain itu, alat pemadam api ringan (APAR) di lokasi tersebut diketahui tidak ditempatkan pada posisi yang mudah dijangkau, melainkan disimpan di dalam gudang.
Sementara itu, hasil pengecekan harga sembako pada hari ini antara lain: telur Rp63.000 per rak, beras Rp12.233 per liter, bawang merah Rp45.000 per kilogram, bawang putih Rp50.000 per kilogram, cabai rawit Rp50.000 per kilogram, cabai merah besar Rp35.000 per kilogram, cabai keriting Rp40.000 per kilogram, minyak goreng Rp22.000 per liter, gula pasir Rp18.000 per kilogram, serta beberapa komoditas lainnya masih berada dalam kisaran harga pasar setempat.
Kegiatan operasi pasar ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Menteri Perdagangan Republik Indonesia terkait kesiapan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional, khususnya Ramadan dan Idul Fitri 1447 H. Pemerintah daerah bersama unsur terkait juga berencana kembali melaksanakan kegiatan serupa pada H-7 Idul Fitri guna memastikan kecukupan stok barang dan menjaga stabilitas harga di pasaran.
Operasi pasar yang berlangsung hingga pukul 08.30 WITA tersebut berjalan dengan aman dan lancar. Secara umum, situasi di lokasi kegiatan terpantau relatif kondusif, dan pihak terkait akan terus melakukan monitoring pasca kegiatan.
(Umar)












