Maros,fokustime.id – Suasana tegang menyelimuti tepian Sungai Mangampa, Dusun Bara, Desa Bonto Somba, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Selasa (12/8/2025) pagi. Puluhan personel SAR gabungan menyisir arus sungai sejak matahari baru naik. Hari itu adalah hari ketiga pencarian Indra Januaril Putra Ichwan alias Aril (22), pemuda asal Jl. Minasaupa, Kota Makassar, yang hilang tenggelam pada Minggu lalu.

Sekitar pukul 09.30 Wita, teriakan pecah di antara tim pencari. Tubuh korban terlihat mengapung tak berdaya, hanya lima meter dari titik terakhir ia dinyatakan hilang. Air sungai yang tenang seakan menyimpan rahasia tragedi ini selama tiga hari penuh.

Pencarian yang melibatkan BPBD Maros, Basarnas Kota Makassar, Polsek Tompobulu, TNI, Baznas, relawan SAR dari berbagai universitas, Pramuka Peduli, hingga warga setempat akhirnya membuahkan hasil. Iptu Dadang Tarkas dari Basarnas Kota Makassar memimpin langsung operasi penyisiran sejak pukul 07.00 Wita.
Kapolsek Tompobulu, AKP Makmur, S.Sos, yang berada di lokasi, menyampaikan rasa duka mendalam. “Kami berusaha maksimal sejak hari pertama. Alhamdulillah korban akhirnya ditemukan, meskipun dalam keadaan meninggal,” ujarnya dengan nada berat.
Jenazah segera dievakuasi menggunakan mobil SAR Basarnas Kota Makassar, dikawal mobil patroli Polsek Tompobulu menuju Puskesmas untuk visum. Hasil visum mencatat luka lecet di lengan kanan dan kiri, wajah sebelah kanan, serta darah keluar dari hidung. Pihak keluarga menolak otopsi dan telah menandatangani pernyataan resmi.
Sekitar pukul 11.45 Wita, jenazah dibawa ke rumah duka di Makassar. Tangis keluarga pecah saat mobil jenazah tiba. Warga sekitar ikut mengiringi kepergian korban, menciptakan suasana haru yang menyayat hati.
Tragedi ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat untuk berhati-hati beraktivitas di sungai, terutama saat kondisi arus berbahaya. Sungai Mangampa kini menyisakan kisah pilu yang tak akan mudah dilupakan warga Tompobulu.
(LLGg)












