Gowa, fokustime.id- Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko memimpin Sidang Pemilihan Calon Tamtama Prajurit Karier (PK) TNI AD Gelombang II TA. 2026 tingkat Subpanpus Kodam XIV/Hasanuddin, yang diikuti oleh 1.752 calon siswa, bertempat di Lapangan Sapta Marga, Rindam XIV/Hsn, Jl. Poros Malino, Pakatto, Kab Gowa. Rabu, (8/7/2026).
Dalam arahannya, Mayjen TNI Bangun Nawoko menegaskan bahwa menjadi prajurit TNI AD merupakan jalan pengabdian yang mulia sekaligus kehormatan besar bagi setiap pemuda Indonesia. Ia menyampaikan bahwa Kementerian Pertahanan bersama TNI terus membuka kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda untuk bergabung menjadi prajurit. Sebagai penanggung jawab penuh proses rekrutmen di wilayah Kodam XIV/Hsn, Pangdam menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas seleksi. “Saya telah berkomitmen dan bersumpah tidak akan pernah meloloskan seseorang dengan cara-cara curang. Seleksi ini dilaksanakan secara objektif, jujur, transparan, dan hanya mereka yang benar-benar memenuhi syarat yang akan menjadi prajurit TNI AD,” tegasnya.
Pangdam juga mengajak seluruh peserta dan orang tua untuk bersatu memerangi praktik mafia rekrutmen (mafia werfing) yang masih berupaya memanfaatkan keinginan masyarakat menjadi prajurit. Ia menegaskan bahwa masuk TNI AD gratis dan tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun. “Apabila ada pihak yang menjanjikan kelulusan atau meminta sejumlah uang, sesungguhnya itu adalah penipuan. Saya membutuhkan dukungan seluruh peserta dan orang tua untuk bersama-sama melawan mafia rekrutmen. TNI AD hanya akan menerima prajurit yang memiliki kualitas, kompetensi, dan memenuhi seluruh persyaratan, karena kekuatan TNI AD ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya,” pungkas Pangdam.
(Umar)
