Boyolali, fokustime.id– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Kabupaten Boyolali resmi ditutup melalui upacara yang digelar di Lapangan Desa Pancasila, Desa Mliwis, Kecamatan Cepogo, Rabu (11/03/2026). Penutupan ini menandai berakhirnya kegiatan pembangunan yang dilaksanakan selama satu bulan penuh oleh Satgas TMMD bersama masyarakat.
Upacara penutupan dipimpin oleh Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, S.E. selaku inspektur upacara. Dalam kesempatan tersebut, Dandim membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat, S.E., M.Han yang menegaskan bahwa TMMD Reguler ke-127 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa.”
Tema tersebut menekankan pentingnya pembangunan desa sebagai fondasi pembangunan nasional. Membangun dari desa merupakan strategi pemerintah untuk mewujudkan pemerataan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Program TMMD merupakan kerja sama terpadu antara TNI, kementerian dan lembaga pemerintah, pemerintah daerah serta Polri. Melalui sinergi ini diharapkan percepatan pembangunan dapat terwujud, terutama di wilayah pedesaan, daerah terpencil, maupun daerah yang membutuhkan perhatian pembangunan.
Pangdam IV/Diponegoro dalam amanatnya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, mulai dari pemerintah daerah, Forkopimda, TNI-Polri, organisasi masyarakat, pemuda, pelajar hingga masyarakat yang telah bersama-sama menyukseskan program TMMD.
Berbagai sasaran fisik berhasil diselesaikan dalam kegiatan ini, di antaranya pembangunan rabat beton, talud jalan, blok jalan, bronjong, plat dacker, perbaikan tempat ibadah serta pembangunan pos kamling. Program unggulan TNI AD seperti pembangunan instalasi air bersih, rehabilitasi rumah tidak layak huni, pembangunan jambanisasi, pembersihan lingkungan hingga penanaman pohon juga turut dilaksanakan.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik seperti pelayanan pembuatan akta kelahiran, pengobatan gratis, donor darah, pemberian kaki palsu bagi penyandang disabilitas, pembagian kacamata baca serta berbagai penyuluhan kepada masyarakat.
Kegiatan penutupan TMMD ini turut dihadiri oleh Bupati Boyolali Agus Irawan, Ketua DPRD Boyolali Susetyo Kusuma Dwi Hartanta, Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, jajaran Forkopimda, serta tamu undangan lainnya. Melalui program TMMD diharapkan pembangunan desa semakin maju serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
(Agus Kemplu)












