Kendari ,fokustime.id– Subdirektorat Keamanan dan Keselamatan (Subdit Kamsel) Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara mengikuti kegiatan zoom meeting bersama Direktorat Keamanan dan Keselamatan (Ditkamsel) Korlantas Polri dalam rangka mendukung kesiapan pengamanan Operasi Ketupat 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (15/1/2026) pukul 14.00 Wita hingga selesai, bertempat di Aula RTMC Ditlantas Polda Sultra. Zoom meeting diikuti oleh jajaran Ditkamsel Korlantas Polri serta fungsi Kamsel dari 30 provinsi di seluruh Indonesia.
Kegiatan dibuka langsung oleh Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Polri yang menyampaikan arahan terkait tugas pokok, peran strategis, serta program kerja fungsi Kamsel dalam mendukung kelancaran dan keselamatan lalu lintas pada pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Penekanan diberikan pada kesiapan personel, optimalisasi kegiatan Polantas Menyapa, serta langkah-langkah preventif guna menekan angka kecelakaan lalu lintas selama masa pengamanan.
Dalam paparannya, Kasubdit Dikmas Ditkamsel Korlantas Polri menjelaskan pentingnya peran pendidikan masyarakat lalu lintas melalui pendekatan preventif, pembinaan, edukasi, dan sosialisasi secara masif. Selain itu, dilakukan pendataan intelijen dasar bidang lalu lintas serta penguatan koordinasi lintas sektor dengan Dinas Perhubungan dan instansi terkait. Pembuatan video testimoni dari para pemangku kepentingan juga menjadi salah satu upaya strategis dalam mendukung keselamatan berlalu lintas.
Sementara itu, Kasubdit Audit dan Inspeksi menyoroti penguatan komunikasi keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan melalui Forum Komunikasi Keselamatan LLAJ (FKKLLAJ). Ia juga memaparkan program Road Safety Partnership Action (RSPA) yang bertujuan menurunkan angka kecelakaan lalu lintas dan korban meninggal dunia, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta mendorong implementasi lima pilar keselamatan jalan.
Kasubdit Jemenopsrek Ditkamsel Korlantas Polri memaparkan rencana pelaksanaan survei terpadu pada jalur Trans Jawa hingga Jalur Lintas Sumatera (Lampung–Sumsel). Survei tersebut meliputi pemetaan lokasi rawan kemacetan, kecelakaan lalu lintas, bencana alam, serta kondisi jalan dan jembatan. Selain itu, dilakukan pengecekan potensi kerawanan kamseltibcarlantas pada jalur arteri, jalan tol, dan pelabuhan penyeberangan, termasuk optimalisasi rekayasa lalu lintas dan pendirian pos pelayanan terpadu.
Selanjutnya, Kasubdit Standar Cegah dan Tindak menekankan pentingnya standarisasi pola tindak jajaran kewilayahan dalam fungsi pencegahan dan penindakan di lapangan. Upaya pencegahan difokuskan pada intervensi dini terhadap faktor pengemudi serta pemeriksaan kelaikan prasarana jalan secara berkala. Adapun penindakan diarahkan pada penerapan standar penegakan hukum yang berorientasi pada keselamatan dan penurunan fatalitas kecelakaan lalu lintas.
Secara keseluruhan, pelaksanaan zoom meeting Ditkamsel Korlantas Polri dalam rangka mendukung kesiapan pengamanan Operasi Ketupat 2026 berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan serta sinergi jajaran lalu lintas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode operasi mendatang.
(Umar)
