BULUKUMBA, fokustime.id— Satuan Reserse Narkoba Polres Bulukumba terus mengintensifkan upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di kalangan pelajar. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkotika di SMP Negeri 5 Bulukumba, Desa Bialo, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WITA tersebut mengusung semangat “Bersinergi Melawan Narkoba, Selamatkan Generasi Muda Bulukumba” dan diikuti sebanyak 158 siswa SMP Negeri 5 Bulukumba bersama para guru.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Narkoba Polres Bulukumba AKP Salehuddin, S.H., M.H., Kepala Kesbangpol Kabupaten Bulukumba Ahmad Arfan, S.IP., MT., Kepala SMP Negeri 5 Bulukumba Hj. Dra. Andi Ratnawati, M.Pd., Ketua DPC GAN Rosmaniar Raja Mully, Kaur Mintu Sat Narkoba Polres Bulukumba AIPTU Rusli, serta para guru SMP Negeri 5 Bulukumba.
Dalam penyampaiannya, personel Sat Narkoba memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pengertian narkotika, jenis-jenis narkotika, serta berbagai bahaya dan dampak yang ditimbulkan akibat penyalahgunaannya.
Para siswa dijelaskan bahwa narkotika merupakan zat atau obat yang dapat menyebabkan perubahan kesadaran, mengurangi hingga menghilangkan rasa nyeri, serta menimbulkan ketergantungan. Beberapa contoh yang diperkenalkan antara lain sabu, ganja, tembakau gorila, heroin dan kokain.
Materi juga menekankan dampak penyalahgunaan narkotika terhadap kesehatan fisik, seperti kerusakan fungsi otak dan sistem saraf pusat, gangguan jantung dan pembuluh darah, kerusakan hati dan ginjal, serta menurunnya daya tahan tubuh.
Selain itu, para siswa diberikan pemahaman mengenai dampak psikologis, di antaranya depresi, kecemasan, halusinasi, psikosis, hingga kecanduan yang dapat menyebabkan seseorang sulit menghentikan penggunaan narkotika.
“Pencegahan harus dilakukan sejak dini. Para pelajar harus mampu mengenali bahaya narkotika, berani menolak ajakan untuk mencoba, serta memilih lingkungan pergaulan yang positif,” ujar Kasat Narkoba Polres Bulukumba AKP Salehuddin.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam membangun komunikasi yang baik dengan anak, disertai penguatan pendidikan agama dan karakter sebagai benteng dalam menghadapi berbagai ancaman penyalahgunaan narkotika.
Untuk memberikan pemahaman yang lebih mudah diterima para pelajar, kegiatan juga dirangkaikan dengan penayangan gambar dan video mengenai penyalahgunaan serta upaya pencegahan narkotika.
Kegiatan berlangsung interaktif. Sejumlah siswa SMP Negeri 5 Bulukumba diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dalam sesi tanya jawab terkait bahaya narkotika dan langkah yang dapat dilakukan untuk menghindari penyalahgunaannya.
Melalui kegiatan tersebut, Sat Narkoba Polres Bulukumba berharap para pelajar semakin memahami bahaya narkotika dan memiliki keberanian untuk menjauhi serta menolak segala bentuk penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekolah dan pergaulan.
“Generasi muda merupakan aset bangsa. Karena itu, mari bersama-sama bersinergi melawan narkoba demi menyelamatkan generasi muda Bulukumba,” pungkas AKP Salehuddin.
(Umar)
