Maros, fokustime.id— Setelah menjadi sorotan publik dan menuai kritik dari berbagai kalangan, kontraktor pelaksana proyek jalan nasional PT Lambok Arta Gaya KSO langsung merespons cepat dengan melakukan perbaikan di lokasi rawan kecelakaan di KM 7 poros Maros–Bone, tepatnya di tikungan tajam Bontosunggu, Kecamatan Bantimurung.
Kuasa Kerja Sama Operasional (KSO) PT Lambok Arta Gaya, Iwan Subhan, menegaskan bahwa perbaikan dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pihaknya terhadap masa pemeliharaan proyek. Ia juga memastikan perbaikan tidak hanya dilakukan di satu titik, tetapi menyeluruh di sepanjang ruas jalan yang masuk dalam kontrak pemeliharaan.
“Selain lokasi saat ini, kami akan menyisir dan memperbaiki seluruh titik kerusakan yang terpantau, sesuai kontrak. Ini komitmen kami demi keselamatan masyarakat pengguna jalan,” ujar Iwan Subhan, Selasa (8/4/2025).
Iwan juga mengimbau agar masyarakat tetap bersabar dan berhati-hati selama proses pemeliharaan berlangsung. Ia menyatakan, semua perbaikan akan dilakukan secepat mungkin dengan standar teknis yang telah ditetapkan.
“Kami tidak menunggu instruksi viral. Kami bergerak karena ini adalah tanggung jawab kami. Kami berharap masyarakat bisa memahami dan mendukung proses ini,” tegasnya.
Respons cepat ini disambut baik warga yang sebelumnya terpaksa menutup lubang jalan secara swadaya. Mereka berharap kejadian serupa tak terulang, dan pengawasan dari Satker serta PPK lebih diperkuat.
“Kami apresiasi, tapi jangan tunggu makan korban baru ada gerakan. Ini jalan nasional, keselamatan warga harus jadi prioritas,” ujar Junaedi, warga setempat.
Dengan langkah cepat ini, PT Lambok Arta Gaya menunjukkan itikad baiknya dalam menyelesaikan tanggung jawab pemeliharaan jalan. Masyarakat pun berharap kualitas perbaikan kali ini benar-benar terjamin dan tahan lama.
(LLGg)
