TNI/POLRI

Polres Toraja Utara Kembali Amankan Dua Pelaku Kepemilikan Sabu di Kesu’, Salah Satunya Merupakan TO

 

 

 

Toraja Utara, fokustime.id – ​Satuan Reserse Narkoba Polres Toraja Utara kembali membuahkan hasil dalam pelaksanaan Operasi Antik Lipu 2026. Petugas berhasil membekuk dua orang pria yang diduga kuat terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika jenis sabu.

 

​Penangkapan berlangsung di wilayah Eran Batu, Kecamatan Kesu’, Kabupaten Toraja Utara, pada Senin (21/09/2026) malam. Tim melakukan penyelidikan setelah menerima laporan warga mengenai aktivitas mencurigakan yang kerap terjadi di lokasi tersebut.

 

​Dua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial MU (31) warga Sa’dan dan LS (21) warga Tallunglipu. Diketahui bahwa MU merupakan salah satu Target Operasi (TO) dalam Operasi Antik Lipu 2026 yang sudah dipantau oleh petugas Satresnarkoba Polres Toraja Utara.

 

​Saat dikonfirmasi, Kasat Resnarkoba Polres Toraja Utara AKP Muhammad Arif, SH, menyampaikan bahwa pengungkapan ini merupakan komitmen jajarannya dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Toraja Utara.

 

​AKP Muhammad Arif, menjelaskan bahwa salah satu terduga pelaku sempat mencoba membuang barang bukti ke dalam selokan kering saat akan ditangkap. Namun, berkat kejelian petugas di lapangan, paket sabu seberat 0,13 gram tersebut berhasil ditemukan kembali.

 

“Saat penangkapan, petugas mendapati barang bukti dibuang oleh LS untuk mengelabui petugas. Namun dari hasil interogasi awal, sabu tersebut diakui milik MU yang didapat dari seorang kenalannya di wilayah Kesu’,” jelasnya.

 

​Ia menambahkan, penggeledahan berlanjut ke rumah kontrakan para terduga pelaku untuk mengumpulkan bukti-bukti tambahan. Di lokasi tersebut, petugas kembali mendapati sejumlah peralatan yang digunakan untuk mengonsumsi sabu seperti bong, kaca pirex bekas pakai, korek api gas, dan sendok pipet.

 

​Kedua terduga pelaku rencananya akan mengonsumsi barang haram tersebut bersama-sama di rumah kontrakan mereka. Saat ini, petugas masih terus melakukan pengembangan untuk mengejar jaringan dan pemasok di atasnya.

 

​Kini MU dan LS beserta seluruh barang bukti termaksud 2 unit handphone milik terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Toraja Utara guna proses hukum lebih lanjut.

 

Atas perbuatannya, para terduga pelaku dijerat dengan pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang hukum Pidana Juncto Pasal 609 Ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyusaian Pidana dengan Pidana Penjara paling lama 12 tahun dan denda paling banyak 200 juta (Kategori IV).

 

 

(Umar)

Exit mobile version