Soppeng,fokustime.id – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Soppeng bekerja sama dengan PT PLN ULP Soppeng dan PT PLN ULP Pajalesang melaksanakan bakti sosial pemasangan KWH meter listrik gratis bagi masyarakat kurang mampu di Dusun Ganra, Desa Ganra, Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng. Kamis, 25 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.15 hingga 10.45 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Soppeng dan para Kapolsek jajaran, Turut hadir juga Camat Ganra Muhammad Lutfi, S.E., M.M., Plh Kepala PLN Kabupaten Soppeng Endu Kurniawan, Manager PLN ULP Pajalesang Muh. Faisal Hasan, Kepala Desa Ganra Andi Wahyu Gunawan, S.E., para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta masyarakat penerima manfaat pemasangan KWh listrik gratis.
Program pemasangan KWH meter listrik gratis ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya warga kurang mampu yang membutuhkan akses listrik secara mandiri, aman, dan legal. Melalui sinergi bersama PLN, bantuan tersebut diberikan kepada warga yang telah terdata dan memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat.
Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut, khususnya PT PLN ULP Soppeng dan PT PLN ULP Pajalesang yang telah berkolaborasi bersama Polres Soppeng dalam menghadirkan akses listrik bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Listrik merupakan salah satu faktor utama penunjang kehidupan di era modern saat ini. Hampir seluruh aktivitas masyarakat, mulai dari rumah tangga, pendidikan, hingga pekerjaan, sangat bergantung pada ketersediaan listrik. Karena itu, kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Kapolres.
Menurutnya, hadirnya akses listrik yang layak tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup keluarga penerima manfaat, tetapi juga mendukung dunia pendidikan. Anak-anak dapat belajar pada malam hari dengan lebih baik serta memanfaatkan perangkat elektronik seperti komputer maupun telepon pintar untuk menunjang proses belajar.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan instalasi listrik secara aman dan sesuai standar guna menghindari risiko korsleting yang dapat memicu kebakaran.
“Kami berharap listrik yang telah dipasang dapat dimanfaatkan dengan baik dan aman. Pastikan seluruh sambungan listrik di rumah dalam kondisi layak sehingga dapat mencegah terjadinya korsleting yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” tambahnya.
Selain sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat. Kapolres menegaskan bahwa terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif tidak terlepas dari dukungan aktif masyarakat dalam memberikan informasi kepada kepolisian.
“Kami mengajak masyarakat untuk terus menjalin komunikasi dengan kepolisian. Jangan ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya gangguan kamtibmas maupun tindak kriminalitas melalui layanan kepolisian yang tersedia,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kapolres berharap kolaborasi sosial yang telah terbangun bersama PLN dapat menjadi amal ibadah dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat penerima bantuan.
Kegiatan bakti sosial ini sekaligus menjadi implementasi nyata program Polri yang Presisi dalam memberikan pelayanan dan perhatian kepada masyarakat. Program tersebut juga memperkuat sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, PLN, serta berbagai elemen masyarakat dalam mendukung kesejahteraan warga kurang mampu.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Ke depan, Polres Soppeng melalui jajaran Bhabinkamtibmas akan terus melakukan monitoring dan pendataan terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan serupa, sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna mendukung kesejahteraan masyarakat serta menjaga stabilitas kamtibmas di Kabupaten Soppeng.
(Umar)
