Luwu, fokustime.id– Polres Luwu melalui Tim Trainer Paham Artificial Intelligence (AI) terus mendorong peningkatan literasi digital di kalangan pelajar. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi Paham AI bagi siswa SMA/SMK sederajat yang dilaksanakan di Laboratorium Komputer SMK Negeri 2 Luwu, Kelurahan Tampumia Radda, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 49 siswa dan siswi SMK Negeri 2 Luwu mengikuti kegiatan yang dikemas secara edukatif dan interaktif.
Kegiatan dibuka oleh IPTU Mochamad Ryan Kurniawan, S.Tr.K., yang sekaligus memberikan pemaparan mengenai kejahatan siber atau cyber crime. Para peserta kemudian mendapatkan materi terkait pemanfaatan dan pemahaman Artificial Intelligence yang disampaikan oleh Tim Trainer Paham AI Polres Luwu.
Tim Trainer Paham AI Polres Luwu terdiri dari AKP Muhammad Ibnu Robbani, S.Tr.K., S.I.K., IPTU Mochamad Ryan Kurniawan, S.Tr.K., Briptu Hajar Aswad Aswad, S.H., M.H., Bripda Andi Afriza Dwi Alga, S.P., serta Bripda Muhammad Arham.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga diajak mengukur pemahaman melalui pretest dan post-test. Kegiatan semakin menarik dengan adanya sesi cerita interaktif yang memberikan ruang bagi peserta untuk berdiskusi dan memahami penggunaan teknologi AI secara lebih dekat.
Melalui kegiatan ini, Polres Luwu berupaya membangun pemahaman generasi muda agar mampu mengenali perkembangan teknologi Artificial Intelligence sekaligus memahami potensi risiko kejahatan di ruang digital. Edukasi tersebut diharapkan dapat mendorong para pelajar menjadi pengguna teknologi yang cerdas, bijak, aman dan bertanggung jawab.
Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital harus diimbangi dengan peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda.
“Artificial Intelligence merupakan bagian dari perkembangan teknologi yang harus dipahami dengan baik. Melalui edukasi ini, kami ingin para pelajar tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi, tetapi juga memahami etika, keamanan serta potensi risiko yang dapat muncul di ruang digital,” ujar Kapolres Luwu.
Menurutnya, pemahaman terhadap teknologi sejak dini menjadi salah satu langkah penting dalam membentuk generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus memiliki kesadaran terhadap keamanan digital.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan manfaat bagi para siswa dan menjadi bekal dalam menggunakan teknologi secara positif, produktif dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Sementara itu, kegiatan yang diikuti 49 siswa tersebut ditutup dengan pemberian sertifikat kepada seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam program edukasi Paham AI.
(Umar)
