Soppeng,fokustime.id – Satuan Lalu Lintas Polres Soppeng terus berupaya menanamkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas sejak usia dini melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak (Polsanak). Selasa, 15 September 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Tantya Sudhirajati Mapolres Soppeng tersebut diikuti anak-anak dari TK Aisyiyah II Tocakko. Dengan mengusung tema “Bermain, Bernyanyi, Berlatih dan Bergembira”, edukasi lalu lintas disampaikan dengan pendekatan yang sesuai dengan dunia anak sehingga materi dapat diterima dengan mudah dan menyenangkan.
Rombongan TK Aisyiyah II Tocakko disambut langsung oleh Kasat Lantas Polres Soppeng Iptu Asdar, S.Sos., bersama personel Satlantas.
Sejak usia dini, anak-anak diperkenalkan dengan profesi Polisi Lalu Lintas agar mereka tidak hanya mengenal polisi, tetapi juga memahami bahwa polisi hadir untuk memberikan perlindungan, pelayanan dan edukasi kepada masyarakat.
Anak-anak juga diajarkan mengenal berbagai rambu lalu lintas, memahami pentingnya mematuhi aturan di jalan, serta diberikan simulasi sederhana mengenai perilaku yang aman dan tertib saat berada di lingkungan lalu lintas.
Materi tersebut dikemas melalui permainan, bernyanyi, latihan dan games mengenal rambu lalu lintas. Cara ini dilakukan agar pembelajaran tidak terasa kaku sekaligus membantu membentuk kebiasaan positif pada anak sejak dini.
Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pendidikan keselamatan berlalu lintas perlu dimulai sedini mungkin.
“Anak-anak perlu dikenalkan dengan nilai disiplin dan keselamatan sejak usia dini. Apa yang mereka lihat, dengar dan praktikkan sejak kecil akan menjadi bagian dari kebiasaan mereka ketika tumbuh nantinya,” ujar Kapolres.
Menurutnya, pengenalan lalu lintas kepada anak bukan semata-mata untuk membuat mereka hafal rambu, tetapi juga membangun pemahaman sederhana bahwa setiap pengguna jalan memiliki aturan yang harus dihormati demi keselamatan bersama.
“Kami ingin anak-anak tumbuh dengan pemahaman bahwa tertib berlalu lintas merupakan kebiasaan yang penting. Dimulai dari hal-hal sederhana seperti mengenal rambu, memahami aturan dan membiasakan diri bersikap tertib ketika berada di jalan,” jelasnya.
Kapolres menambahkan, anak-anak juga dapat menjadi pengingat bagi keluarga untuk bersama-sama membangun budaya keselamatan berlalu lintas.
Melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polres Soppeng berharap pesan-pesan keselamatan dapat tertanam sejak masa kanak-kanak dan berkembang menjadi budaya tertib berlalu lintas di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana edukatif, interaktif dan penuh keceriaan serta berjalan tertib hingga selesai.
(Umar)
