TNI/POLRI

Polisi Peduli Pendidikan, Kapolsek Ganra Ajak Pelajar SMPN 3 Lilirilau Tolak Perundungan dan Tertib Berlalu Lintas

 

 

Soppeng,fokustime.id – Kepolisian Resor Soppeng terus mendorong pembentukan karakter generasi muda melalui pendekatan edukatif di lingkungan sekolah. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Polisi Peduli Pendidikan yang dilaksanakan Kapolsek Ganra, IPDA Muhtadi, S.Sos., M.M., saat bertindak sebagai Inspektur Upacara di SMPN 3 Lilirilau, Desa Lompulle, Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng. Senin, 26 Oktober 2026 pukul 07.15 WITA.

 

Dalam amanatnya, Kapolsek Ganra mengajak para siswa untuk menjadikan sekolah sebagai lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung proses belajar. Ia menekankan pentingnya membangun sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menjaga hubungan baik dengan sesama teman.

 

Perhatian khusus diberikan terhadap persoalan perundungan atau bullying yang dapat berdampak pada kondisi psikologis dan perkembangan anak. Para siswa diingatkan agar tidak melakukan intimidasi maupun kekerasan dalam bentuk apa pun, serta berani menumbuhkan kepedulian apabila melihat tindakan perundungan di lingkungan sekolah.

 

Selain itu, Kapolsek Ganra mengingatkan pentingnya kecakapan dalam menggunakan media sosial. Para pelajar diharapkan mampu memilah informasi, memeriksa kebenaran sumber, dan tidak ikut menyebarkan berita yang belum terverifikasi. Prinsip “Saring Sebelum Sharing” menjadi pesan penting agar siswa lebih bertanggung jawab dalam beraktivitas di ruang digital.

 

Edukasi juga menyentuh aspek keselamatan berlalu lintas. Para siswa diimbau untuk mematuhi peraturan, menggunakan helm berstandar SNI saat berkendara, serta memastikan kendaraan memenuhi ketentuan yang berlaku. Penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, termasuk knalpot bising atau brong, turut menjadi perhatian karena dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.

 

Kapolres Soppeng, AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pembinaan pelajar merupakan bagian penting dari upaya kepolisian dalam membangun kesadaran hukum dan menanamkan nilai-nilai positif sejak dini.

 

“Pendidikan bukan hanya tentang pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Kami ingin anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang menghargai sesama, bijak menggunakan teknologi, serta memahami pentingnya menaati aturan demi keselamatan bersama,” tegas Kapolres.

 

Ia juga menekankan bahwa upaya membangun generasi muda yang berkualitas memerlukan keterlibatan bersama antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat.

 

“Jangan biarkan perundungan merusak masa depan anak-anak kita. Mari ciptakan lingkungan pendidikan yang saling mendukung, sekaligus menanamkan kesadaran bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi. Melalui sinergi yang kuat, kita dapat membantu para pelajar tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas dan bertanggung jawab,” tambahnya.

 

Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polres Soppeng berharap pesan-pesan tentang antiperundungan, literasi digital, dan keselamatan berlalu lintas dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari para pelajar, baik di sekolah maupun di luar lingkungan pendidikan.

 

Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat sebagai landasan untuk memperkuat kemitraan antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam membina generasi penerus bangsa.

(Umar)

Exit mobile version