Palu ,fokustime.id– Kepala Kapolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Dr Endi Sutendi menghadiri kegiatan launching Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri Tahun 2026 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada Jumat 13/03/2026.
Turut hadir unsur Forkopimda dalam kegiatan tersebut di antaranya Gubernur Sulteng diwakili Kadis Pangan Provinsi Sulteng Dr Rohani Mastura, M.Si, Pangdam XXIII/PW diwakili Kakudam Kolonel Cku Jaka Supriyana, S.E., M.M, Kepala Perum Bulog bapak Jusri dan Lurah Tondo bapak Mustsidun Siraj.
Selain itu juga dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polda Sulteng diantaranya Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Dr Helmy Kwarta Kusuma Putra Rauf, Irwasda, Karoops serta para PJU lainnya.
Kegiatan tersebut digelar melalui sarana zoom meeting dan dipimpin langsung oleh Kapolri.
Di Sulawesi Tengah, kegiatan launching dipusatkan di halaman Mako Polda Sulteng, Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.
Program ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Gerakan Pangan Murah Polri ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menekan potensi lonjakan harga di pasaran.
Melalui program ini, Polri menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Pada pelaksanaan GPM di Polda Sulteng, sejumlah bahan pokok disediakan untuk masyarakat, di antaranya beras sebanyak 2 ton dalam kemasan 5 kilogram yang dijual dengan harga Rp58.000 per kemasan, gula sebanyak 250 kilogram dengan harga Rp17.000 per kilogram, serta minyak goreng “Minyak Kita” sebanyak 600 liter dengan harga Rp15.000 per liter.
Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Pol Djoko Wienartono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi ekonomi masyarakat, khususnya dalam menghadapi peningkatan kebutuhan menjelang hari besar keagamaan.
“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus membantu menjaga stabilitas harga pangan di pasar,” ujar Kabidhumas.
Program Gerakan Pangan Murah Polri 2026, lanjut Kabidhumas, diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan.
Acara tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan beras kemasan 5kg secara simbolis oleh Kapolda Sulteng kepada masyarakat serta melepas Peluncuran Bantuan Pangan.
(Umar)
