Sinjai ,fokustime.id– Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di UPT SMAN 10 Sinjai menjadi momentum penting untuk membekali peserta didik baru dengan pengetahuan yang tidak hanya berkaitan dengan dunia pendidikan, tetapi juga tentang upaya menjaga diri dari berbagai ancaman sosial.
Salah satu materi yang diberikan adalah penyuluhan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba yang disampaikan oleh Wakapolsek Sinjai Timur, IPDA Nurdin, mewakili Kapolsek Sinjai Timur, pada Kamis (16/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, IPDA Nurdin mengajak seluruh siswa untuk memahami dampak buruk penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak kesehatan, masa depan, hingga menghancurkan cita-cita generasi muda. Menurutnya, pelajar merupakan aset bangsa yang harus dijaga dan dibekali dengan pemahaman yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh pergaulan negatif maupun penyalahgunaan narkoba.
Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan harus dimulai sejak dini melalui edukasi yang berkelanjutan. Dengan memiliki pengetahuan yang cukup, para pelajar diharapkan mampu mengenali berbagai bentuk penyalahgunaan narkoba serta berani menolak segala bentuk ajakan yang dapat menjerumuskan mereka.
“Generasi muda saat ini adalah calon-calon pemimpin masa depan. Untuk menggapai kesuksesan tersebut, tentunya harus bersih dan bebas dari narkoba,” ujar IPDA Nurdin di hadapan para peserta MPLS.
Selain menjelaskan dampak hukum dan kesehatan akibat penyalahgunaan narkoba, Wakapolsek juga mengingatkan pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang positif. Menurutnya, peran keluarga, sekolah, dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam menciptakan generasi yang berkarakter, disiplin, dan terbebas dari ancaman narkotika.
Suasana penyuluhan berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan. Mereka aktif mengajukan pertanyaan, dampak penyalahgunaannya, hingga langkah-langkah yang harus dilakukan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar. Diskusi tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan para pelajar terhadap ancaman narkoba.
Melalui edukasi tersebut, diharapkan para siswa tidak hanya mampu menjaga diri dari penyalahgunaan narkoba, tetapi juga dapat menjadi pelopor dalam menyampaikan informasi dan mengajak teman sebaya untuk hidup sehat, produktif, dan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika.
Sementara itu, Kapolres Sinjai AKBP Jamal Fathur Rakhman, S.Ik.,MH menegaskan bahwa Polres Sinjai terus berkomitmen mendukung berbagai program pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui kegiatan penyuluhan di lingkungan pendidikan. Menurutnya, edukasi kepada pelajar merupakan langkah strategis dalam menciptakan generasi muda yang berkualitas dan memiliki ketahanan terhadap pengaruh negatif narkoba.
Kapolres Sinjai berharap sinergi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dapat berjalan secara optimal.
Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan lahir generasi muda Kabupaten Sinjai yang cerdas, berprestasi, berkarakter, serta mampu menjadi penerus bangsa yang membanggakan tanpa terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.
(Umar)
