Sinjai, fokustime.id- Dalam rangka membentuk karakter pelajar yang disiplin, berintegritas, dan memiliki kesadaran hukum sejak dini, Kapolsek Sinjai Barat IPTU Suparman, S.Sos., bersama Bhabinkamtibmas Polsek Sinjai Barat memberikan materi kepada peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) UPT SMA Negeri 14 Sinjai, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 13.45 WITA diruang UPT SMA Negeri 14 Sinjai, Desa Arabika, Kecamatan Sinjai Barat, tersebut diikuti sebanyak 108 siswa baru. Kehadiran jajaran Polsek Sinjai Barat menjadi bagian dari upaya Polri dalam memberikan edukasi kepada generasi muda agar mampu menghindari berbagai bentuk perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Dalam penyampaiannya, Kapolsek Sinjai Barat IPTU Suparman, S.Sos mengangkat materi mengenai bahaya bullying di lingkungan sekolah. Ia menjelaskan bahwa tindakan perundungan, baik secara fisik, verbal, dapat memberikan dampak yang serius terhadap kondisi psikologis, mental, hingga prestasi belajar korban.
Selain mengajak siswa untuk tidak menjadi pelaku bullying, Kapolsek juga mengimbau agar para pelajar memiliki keberanian melaporkan apabila mengetahui atau mengalami tindakan perundungan. Menurutnya, menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai merupakan tanggung jawab seluruh warga sekolah.
Tak hanya itu, peserta MPLS juga diberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Dalam materi tersebut, IPTU Suparman menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Penyalahgunaan narkotika tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga dapat menghancurkan cita-cita serta berujung pada proses hukum.
Ia mengajak seluruh siswa untuk memilih pergaulan yang positif, meningkatkan keimanan, serta fokus belajar demi meraih masa depan yang lebih baik. Para pelajar juga diingatkan agar tidak mudah terpengaruh oleh ajakan atau bujukan dari pihak-pihak yang ingin menjerumuskan mereka ke dalam penyalahgunaan narkoba.
Selama kegiatan berlangsung, suasana tampak penuh keakraban dan antusiasme. Para siswa mengikuti setiap materi dengan serius, aktif menyimak penjelasan, serta berinteraksi langsung melalui sesi tanya jawab bersama Kapolsek dan personel Polsek Sinjai Barat. Hal tersebut menunjukkan tingginya minat para peserta untuk memahami pentingnya menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Sementara itu, Kapolres Sinjai AKBP Jamal Fathur Rakhman, S.Ik.,MH mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan MPLS merupakan bentuk komitmen dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya melalui pembinaan dan penyuluhan kepada para pelajar.
“Kami berharap melalui kegiatan ini para siswa memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya bullying dan penyalahgunaan narkoba. Generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dijaga bersama.ujarnya.
Dengan bekal pengetahuan sejak dini, diharapkan mereka mampu menjadi pelajar yang disiplin, berkarakter, taat hukum, serta mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun penyalahgunaan narkoba,” tuturnya.
Melalui kegiatan edukatif seperti ini, diharapkan sinergi antara Polri dan dunia pendidikan semakin kuat dalam menciptakan generasi muda yang cerdas, berakhlak mulia, serta mampu menjadi pelopor terciptanya keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
(Umar)
