Parepare, fokustime.id– Kapolsek Bacukiki Polres Parepare AKP Bustan Tarika menghadiri kegiatan penanaman 10.000 bibit kopi robusta yang dilaksanakan di Jalan Pekuburan Lappa Angin, Kelurahan Wattang Bacukiki, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, Kamis (5/2/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 Wita tersebut diselenggarakan oleh Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kota Parepare sebagai bagian dari komitmen mendukung pelestarian lingkungan, ketahanan pangan, serta pengembangan sektor pertanian berkelanjutan di daerah.
Ketua Umum BPC HIPMI Parepare, Hamka Hamid, selaku penanggung jawab kegiatan, menyampaikan bahwa program penanaman kopi robusta ini merupakan bentuk sinergi dunia usaha dengan pemerintah dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi sumber daya lokal berbasis sosial entrepreneur.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat dan unsur Forkopimda, di antaranya Wali Kota Parepare H. Tasming Hamid, Ketua Bidang I BPD HIPMI Sulsel Yuspratman, Kepala UPTD KPH Bila DLHK Provinsi Sulsel Muhammad Fitrah, Kepala Bappeda Parepare Zulkarnain Nasrun, Kepala DLH Parepare Susianna, serta perwakilan TNI, Kejaksaan, pemerintah kecamatan dan kelurahan, kelompok tani, mahasiswa KKN Unhas, serta pengurus HIPMI Parepare.
Dalam sambutannya, Wali Kota Parepare H. Tasming Hamid mengapresiasi inisiatif HIPMI Parepare yang dinilai mencerminkan peran strategis pengusaha muda, tidak hanya sebagai penggerak ekonomi, tetapi juga sebagai agen perubahan yang peduli terhadap lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Ia menegaskan bahwa penanaman kopi robusta memiliki nilai penting dari sisi lingkungan maupun ekonomi. Selain berkontribusi pada pelestarian alam dan pengurangan dampak perubahan iklim, kopi merupakan komoditas bernilai tinggi dengan potensi pasar nasional hingga internasional apabila dikelola secara serius dan berkelanjutan.
“Pemerintah Kota Parepare memandang sektor pertanian sebagai salah satu penopang pembangunan daerah. Kami terus mendorong pertanian yang produktif, modern, dan ramah lingkungan, serta melibatkan generasi muda agar sektor ini semakin diminati dan berdaya saing,” ujarnya.
Wali Kota juga berharap kegiatan penanaman ini tidak berhenti pada seremoni, melainkan dilanjutkan dengan pendampingan, perawatan, dan pengelolaan berkelanjutan agar mampu memberikan nilai tambah ekonomi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama antara BPC HIPMI Parepare dan kelompok tani Kelurahan Wattang Bacukiki, penyerahan 10.000 bibit kopi robusta kepada petani, serta penanaman bibit secara simbolis oleh Wali Kota Parepare bersama HIPMI Sulsel, BPC HIPMI Parepare, unsur Forkopimda, dan para petani. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 11.20 Wita dan berlangsung aman serta lancar.
(Umar)
