Sinjai, fokustime.id- Kepala Kepolisian Resor Sinjai, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Jamal Fathur Rakhman, S.Ik.,MH pimpin langsung Apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2026. pada Kamis pagi (12/3/2026).
Apel gelar pasukan dilaksanakan dihalaman Mapolres Sinjai, dan Selaku perwira apel Kasat Lantas Polres Sinjai AKP Sukri Liwang, S.Sos.,MH dan Komandan Apel Kanit Kamsel Sat Lantas Ipda Askar AS.
Apel dihadiri unsur forkopimda atau yang mewakili, Kadis Perhubungan, Kadis Satpol.PP dan Damkar, Kadis Kesehatan, Pejabat utama Polres Sinjai, para Kasat, Kapolsek dan perwira staf.
Adapun peserta apel terdiri dari Personel Polres Sinjai, TNI Kodim 1424 Sinjai, Satpol.PP Sinjai, Dinas Perhubungan Sinjai, BPBD Sinjai, dan Dinas Kesehatan, sebagai Peserta upacara.
Kegiatan diawali dengan pemeriksaan pasukan oleh pemimpin apel, dilanjutkan penyematan pita kepada masing – masing perwakilan dari Polri, TNI, Satpol.PP, dan Dishub Sinjai tanda dimulainya operasi.
Pada kesempatan tersebut,
Kapolres Sinjai AKBP Jamal Fathur Rakhman, S.Ik.,MH membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo,M.Si yang menegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana, sekaligus wujud komitmen dan sinergitas lintas sektoral dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026.
Dalam amanatnya disampaikan bahwa Operasi Ketupat 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan 161.243 personel gabungan dari Polri, TNI serta instansi terkait lainnya.
Operasi ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri dapat berlangsung aman, nyaman, tertib dan lancar bagi masyarakat.
Berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 143,9 juta orang di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, berbagai langkah strategis telah disiapkan guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik maupun arus balik.
Dalam amanat tersebut juga disebutkan bahwa puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 14 S/d 15 Maret 2026 dan 18 S/d 19 Maret 2026, sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24 S/d 25 Maret 2026 serta 28 S/d 29 Maret 2026.
Untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat, Polri bersama instansi terkait menyiapkan 2.746 pos, yang terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan, 779 Pos Pelayanan dan 343 Pos Terpadu yang akan menjadi pusat informasi, pelayanan, dan bantuan bagi masyarakat selama periode Lebaran.
Selain itu, pelayanan juga difokuskan pada 185.607 objek vital, seperti masjid, lokasi salat Idul Fitri, pusat perbelanjaan, objek wisata, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, hingga bandara.
Usai apel, Kapolres Sinjai bersama forkopimda dan tamu undangan melakukan pemeriksaan kendaraan dinas sebagai sarana pendukung Operasi Ketupat 2026.
Melalui operasi ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh khidmat serta merasakan pelayanan yang optimal dari seluruh unsur yang terlibat selama masa mudik dan arus balik di wilayah Kabupaten Sinjai.
(Umar)
