PALU, fokustime.id– Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Kapolda Sulteng) Irjen Pol. Rizal Irawan, mengikuti kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) tingkat nasional yang dipimpin langsung Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melalui video conference, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan tersebut diikuti Kapolda Sulteng dari Mako Polda Sulawesi Tengah, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Palu. Turut mendampingi Wakapolda Sulteng Brigjen Pol. Semmy Ronny Thabaa, Irwasda, para Pejabat Utama (PJU) Polda Sulteng, serta seluruh Kapolres jajaran Polda Sulteng.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolri memberikan sejumlah arahan strategis terkait perkembangan situasi kamtibmas nasional, di antaranya penguatan deteksi dini, peningkatan patroli, pengamanan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum, penegakan hukum, serta pencegahan penyebaran hoaks dan provokasi yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.
Kapolri juga menekankan pentingnya koordinasi lintas fungsi dan penguatan intelijen dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan. Selain itu, jajaran Polri diminta mampu membedakan masyarakat yang menyampaikan aspirasi secara damai dengan pihak-pihak yang melakukan tindakan melanggar hukum.
Usai mengikuti pengarahan Kapolri, Kapolda Sulteng langsung memberikan arahan dan penekanan kepada seluruh PJU serta Kapolres jajaran agar menindaklanjuti kebijakan pimpinan Polri dengan langkah konkret sesuai karakteristik dan perkembangan situasi di wilayah hukum Polda Sulawesi Tengah.
Kapolda menegaskan pentingnya meningkatkan kepekaan terhadap dinamika sosial masyarakat, memperkuat komunikasi dengan berbagai elemen, serta mengoptimalkan fungsi intelijen. Setiap informasi yang berkembang, baik di lapangan maupun ruang digital, harus diverifikasi dan dianalisis secara cermat sebelum menjadi dasar pengambilan keputusan.
Selain itu, Kapolda meminta seluruh pimpinan satuan untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat dan memberikan teladan kepada anggota. Program-program Polri harus diwujudkan melalui kegiatan nyata sehingga keberadaan institusi Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Dalam arahannya, Kapolda juga menekankan pentingnya langkah pencegahan melalui pemetaan kerawanan, kesiapan personel, sarana prasarana, serta koordinasi antarsatuan. Setiap potensi gangguan kamtibmas harus diantisipasi sejak dini melalui perencanaan yang matang dengan tetap mengedepankan profesionalitas, proporsionalitas, dan prosedur yang berlaku.
Sementara itu, Wakapolda Sulteng turut memberikan penekanan terkait penguatan dasar hukum, kendali komando, serta tahapan penggunaan kekuatan dalam pelaksanaan tugas kepolisian, ia juga mengingatkan seluruh Kapolres agar meningkatkan pengawasan dan pendampingan terhadap personel di lapangan guna mencegah terjadinya kesalahan dalam pelaksanaan tugas.
Menanggapi hasil Anev tersebut, Kabidhumas Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol. Achmad Muhaimin mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran untuk memperkuat kesiapan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas kepolisian.
“Bapak Kapolda Sulteng telah menekankan kepada seluruh jajaran agar setiap arahan pimpinan Polri ditindaklanjuti dengan langkah nyata. Penguatan deteksi dini, komunikasi dengan masyarakat, kesiapsiagaan personel, serta tindakan pencegahan menjadi hal penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Sulawesi Tengah,” ujar Kombes Pol. Achmad Muhaimin.
Ia menambahkan, seluruh personel Polda Sulteng dan jajaran diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab, termasuk dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menangani setiap potensi gangguan keamanan berdasarkan ketentuan hukum.
“Polda Sulteng berkomitmen untuk terus meningkatkan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, mengoptimalkan langkah preventif, serta memastikan kehadiran Polri memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik. Dengan kesiapsiagaan dan kerja sama seluruh pihak, situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Sulawesi Tengah dapat terus terjaga,” tutup Kabidhumas.
(Umar)
