PALU ,fokustime.id– Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Rizal Irawan mengajak masyarakat memperkuat persaudaraan dan mencegah konflik sosial. Ajakan itu disampaikan saat menghadiri kegiatan Minggu Kasih Lintas Agama di Gereja GPID Manunggal, Kota Palu, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Karo Ops Polda Sulteng Kombes Pol Giuseppe Reinhard Gultom, Ketua Majelis Jemaat GPID Manunggal, para pendeta, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, pengurus gereja, serta jemaat.
Dalam sambutannya, Kapolda Sulteng Irjen Rizal Irawan menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar GPID Manunggal atas kesempatan untuk mempererat hubungan antara Polri dengan tokoh agama dan masyarakat. Menurutnya, menjaga kerukunan dan keamanan merupakan tanggung jawab bersama.
Kapolda juga mengingatkan potensi konflik antarkelompok maupun perselisihan antarwarga yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas. Persoalan sederhana seperti kesalahpahaman, perselisihan pemuda, pengaruh minuman keras hingga provokasi di media sosial bisa berkembang menjadi konflik lebih besar jika tidak segera dicegah.
“Kekerasan bukan solusi dalam menyelesaikan permasalahan. Tidak ada persoalan yang sebanding dengan harga sebuah nyawa. Karena itu, setiap perselisihan harus diselesaikan melalui dialog, musyawarah dan pendekatan kekeluargaan,” tegas Irjen Rizal Irawan.
Irjen Rizal Irawan juga meminta para pendeta, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat berperan aktif menjadi penengah ketika terjadi perselisihan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga komunikasi, memperkuat kepedulian serta tidak mudah terprovokasi informasi yang belum jelas kebenarannya.
Ia menegaskan Polda Sulteng bersama jajaran berkomitmen menjaga keamanan melalui pencegahan, deteksi dini, pendekatan persuasif dan penegakan hukum secara profesional serta berkeadilan. Upaya tersebut juga dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI dan seluruh elemen masyarakat.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Achmad Muhaimin mengatakan kegiatan Minggu Kasih menjadi sarana bagi Polri untuk mendengar langsung aspirasi dan keluhan masyarakat.
Lebih lanjut, Kabid Humas mengajak masyarakat terus menjaga persatuan, menghindari provokasi dan bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Sulawesi Tengah.
“Melalui Minggu Kasih, kami berharap terjalin komunikasi dan sinergi yang semakin kuat antara Polri, tokoh agama dan masyarakat. Mari bersama menjaga persaudaraan, mencegah konflik serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Sulawesi Tengah,” tutupnya.
(Umar)
