PAREPARE, fokustime.id— Wakapolres Parepare Kompol Saharuddin menghadiri kegiatan Dialog Akhir Tahun yang digagas LSM Lingkar Hijau Kota Parepare. Kegiatan berlangsung sekitar pukul 10.00 Wita di Warkop Sweetnes 588, Jalan Pinggir Laut, Kelurahan Ujung Sabbang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare. Rabu (31/12/2025).
Dialog publik mengusung tema “Bersama Bangkit Meraih Asa di Tahun 2026” dan diikuti sekitar 30 peserta dari berbagai unsur masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kejaksaan Negeri Parepare, Dinas Sosial dan Dinas Perhubungan Pemkot Parepare, Polres Parepare, sejumlah LSM, perwakilan kaum difabel, tukang becak, juru parkir, serta awak media.
Forum dialog membahas sejumlah isu strategis, di antaranya perlunya perhatian Pemerintah Kota Parepare terhadap kaum marjinal, khususnya penyandang disabilitas agar penyaluran bantuan sosial tidak tebang pilih. Selain itu, dibahas profesionalisme juru parkir di tahun 2026, penertiban gelandangan dan pengemis, kesiapsiagaan mitigasi bencana di tengah musim penghujan, serta peningkatan citra aparat penegak hukum agar semakin dekat dengan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kompol Saharuddin menegaskan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang humanis dan responsif kepada masyarakat. Ia mengajak para hadirin untuk memanfaatkan peran Bhabinkamtibmas di setiap kelurahan sebagai garda terdepan kehadiran polisi di setiap penyelesaian masalah di lingkungan masyarakat.
Wakapolres juga mengimbau masyarakat untuk menjadi “polisi bagi diri sendiri dan keluarga”, serta menyampaikan bahayanya konsumsi minuman keras. Ia turut menguatkan moral kaum disabilitas dengan menegaskan bahwa seluruh warga memiliki hak yang sama dan tidak perlu ragu menghubungi kepolisian jika membutuhkan bantuan.
Selain itu, Waka Polres mensosialisasikan layanan Call Center 110 serta peran patroli Polres Parepare, termasuk Tim Senggol Presisi yang melakukan patroli malam hingga pagi hari guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
“ Jangan takut lapor polisi. Kami siap melayani setiap aduan masyarakat. Manfaatkan layanan aduan call center 110, kami akan respon cepat setiap aduan dari anda, disamping itu personil kami lakukan patroli untuk menjaga rasa aman dari pagi hingga pagi lagi, mafaatkan kehadiran mereka ” tegasnya.
Sementara itu, Ketua LSM FPU Kota Parepare H. Abdul Rahman Saleh menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu takut kepada polisi. Menurutnya, polisi seharusnya menjadi pihak pertama yang dihubungi ketika terjadi permasalahan.
” Contohnya seperti polisi di Irlandia dan di Jepang, jika ada permasalahan maka yang pertama masyarakat hubungi adalah polisi, dan polisi pun respon cepatnya tidak diragukan lagi, untuk itu kami sangat berharap Polri pun dapat memberikan pelayanan yang cepat merespon aduan masyarakat sehingga masyarakat pun mempercayakan permasalahan yang mereka hadapi kepada polisi, dan pada akhirnya Polri betul – betul bekerja sesuai dengan harapan masyarakat, sesuai dengan tribrata dan Catur Prasetya “. Harapnya
Kegiatan dialog akhir tahun tersebut ditutup dengan doa dan berakhir sekitar pukul 11.40 Wita. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.
(Umar)
