Palu , fokustime.id- Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Bidhumas menghadiri kegiatan Dialog Penguatan Internal Polri yang di pimpin langsung Kadivhumas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir dari Mabes Polri secara daring, Selasa 07/04/2026 pagi, di ruang Rupatama lantai I.
Kegiatan dialog penguatan internal Polri ini kembali dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kesiapan anggota dalam menghadapi dinamika perkembangan zaman.
Dalam kegiatan itu turut dihadiri Kapolda Sulteng yang diwakili oleh Kabidhumas, yang dalam pelaksanaannya diwakili oleh Kasubbid Penmas Kompol Reky Moniung.
Dengan mengangkat tema “Tantangan Hukum di Era Artificial Intelligence”, kegiatan ini menjadi wadah penting untuk memperdalam wawasan terkait perkembangan teknologi kecerdasan buatan yang semakin pesat serta implikasinya terhadap aspek hukum dan tugas Kepolisian.
Dalam dialog tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan mengenai potensi tantangan, risiko, serta strategi yang perlu disiapkan oleh institusi Polri dalam menghadapi era digital yang semakin kompleks.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, diharapkan jajaran Humas Polda seluruh Indonesia dapat terus meningkatkan kapasitas dan profesionalisme, khususnya dalam menyikapi isu-isu hukum berbasis teknologi serta dalam memberikan informasi yang akurat dan edukatif kepada masyarakat.
Dialog ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi internal Polri dalam menghadapi tantangan tugas ke depan yang semakin dinamis.
Kabidhumas melalui Kasubbid Penmas menekankan pentingnya seluruh personel Polri, khususnya jajaran Humas, untuk terus meningkatkan kapasitas diri dalam menghadapi perkembangan teknologi, terutama di era Artificial Intelligence.
Ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan akan semakin kompleks, sehingga diperlukan kesiapan sumber daya manusia yang adaptif, profesional, dan mampu mengikuti perkembangan zaman.
Selain itu, Kasubbid Penmas juga mengimbau agar seluruh anggota Polri dapat bijak dalam memanfaatkan teknologi digital, serta mampu menyaring dan menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya kepada masyarakat.
“Hal ini penting guna menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” tuturnya.
Kasubbid Penmas juga berharap melalui kegiatan dialog ini, seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, serta terus memperkuat sinergi internal guna mendukung tugas Polri yang Presisi di tengah dinamika era digital.
(Umar)












