Daerah

Dugaan Kerusakan Lingkungan dan Penyalahgunaan BBM Subsidikan Aktivitas Galian C di Bojong yang Diduga Milik Sazuri Alias Bolet

 

 

​PEKALONGAN ,fokustime.id— Aktivitas penambangan galian C di wilayah Desa Sumur Jomblangbogo / Kalipancur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menuai sorotan tajam. Lokasi pertambangan yang diduga kuat dikelola oleh pengusaha berinisial S, atau yang akrab disapa Sazuri alias Bolet, disinyalir memicu kerusakan lingkungan serius serta diwarnai dugaan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) solar bersubsidi secara ilegal.

​Berdasarkan investigasi dan penelusuran lapangan per Selasa (25/8/2026), kegiatan pengerukan tebing pasir dan batu skala besar terus berlangsung menggunakan alat berat ekskavator dan armada truk angkut. Pola pengerukan tanah yang terjal dan gundul tanpa tutupan vegetasi tersebut dinilai berpotensi tinggi memicu erosi, penurunan kualitas tanah, serta ancaman bencana longsor bagi wilayah sekitar.

 

​Selain dampak ekologis, tim di lapangan juga menemukan keberadaan sejumlah wadah penampungan (kempu/tangki) berkapasitas besar di area tambang. Keberadaan wadah tersebut menguatkan dugaan adanya sarana penampungan BBM jenis solar subsidi yang disalurkan untuk bahan bakar operasional alat berat penambangan komersial. Jika terbukti, praktik ini jelas menabrak aturan pendistribusian BBM bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kecil, bukan armada industri.

 

​Saat berupaya mengonfirmasi perizinan Usaha Pertambangan (IUP), Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup (DELH), hingga asal-usul pasokan BBM di lokasi, pihak pengelola maupun perwakilan dari Sazuri alias Bolet belum memberikan keterangan resmi.

​Masyarakat dan pegiat lingkungan mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) Polres Pekalongan bersama Dinas ESDM Jawa Tengah dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat untuk segera turun melakukan inspeksi mendadak (sidak) serta penindakan tegas jika ditemukan unsur tindak pidana lingkungan maupun migas.

 

​Redaksi masih membuka ruang konfirmasi dan hak jawab seluas-luasnya bagi Sazuri alias Bolet maupun pihak pengelola kegiatan pertambangan tersebut guna memberikan klarifikasi berimbang atas dugaan-dugaan yang berkembang.

 

​Apakah ada detail nama saksi, respons warga lokal, atau tanggapan awal dari aparat yang ingin ditambahkan ke dalam draf ini?

(Tim)

Exit mobile version