Kendari, fokustime.id— 26 November 2025. Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara melalui Subdit Kamsel kembali menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi keselamatan berkendara. Program ini menyasar perusahaan angkutan barang, komunitas pengendara roda empat, kelompok ojek, serta pelajar tingkat SMP di wilayah Kota Kendari.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WITA tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi, yakni PT Djavino Group Kendari, komunitas ojek Pasar Lapulu, perempatan lampu merah Kejaksaan Negeri Kendari, SMPN 15 Kendari, dan SMPN 14 Kendari.
Pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sultra bersama jajaran perwira dan personel polisi lalu lintas.
Dalam program ini, Ditlantas memberikan edukasi mengenai pentingnya mematuhi aturan berlalu lintas, penggunaan helm SNI, batas kecepatan, larangan berkendara di bawah umur, serta kewajiban membawa surat kendaraan yang sah.
Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sultra menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya berkelanjutan dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di Sulawesi Tenggara.
> “Sosialisasi ini kami tujukan ke berbagai kelompok masyarakat, mulai dari pengemudi truk, komunitas pengemudi, hingga pelajar. Edukasi sejak dini dan secara masif sangat penting untuk meningkatkan budaya tertib berlalu lintas,” ujarnya.
Pada kegiatan ini, Ditlantas juga membagikan 210 leaflet keselamatan, memasang 45 spanduk imbauan, 165 stiker, serta 7 billboard pada titik-titik rawan pelanggaran lalu lintas. Sementara untuk publikasi, informasi keselamatan lalu lintas juga disebarkan melalui media cetak, elektronik, dan media sosial agar jangkauan edukasi lebih luas dan efektif.
Program sosialisasi ini menjadi bagian penting dari strategi preventif kepolisian dalam menciptakan lingkungan berlalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan.
Ditlantas Polda Sultra menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala dengan sasaran yang lebih luas agar tercipta budaya berkendara aman dan berkesadaran hukum di masyarakat.
(Umar)












