Kendari, fokustime.id– Direktur Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara, Kombes Pol Dr. Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si., memimpin apel pagi personel Direktorat Lalu Lintas Polda Sultra yang digelar di halaman Kantor Sat PJR Ditlantas Polda Sultra, Selasa (17/3/2026) pukul 06.30 WITA.
Apel tersebut diikuti para pejabat utama Ditlantas serta seluruh personel sebagai bagian dari konsolidasi internal sekaligus penguatan kesiapan tugas di lapangan dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat.
Dalam arahannya, Dirlantas menyampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat yang telah memasuki hari kelima secara umum berjalan dengan baik. Namun demikian, ia menyoroti adanya peningkatan signifikan kejadian kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan upaya pencegahan melalui pengawasan, pengaturan, serta edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.
“Keselamatan di jalan harus menjadi perhatian bersama. Kita harus terus mengingatkan masyarakat bahwa kehidupan itu sangat berharga sehingga kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi hal yang tidak bisa diabaikan,” tegasnya.
Dirlantas juga menginstruksikan personel untuk terus menggelar kekuatan di titik-titik strategis guna memastikan masyarakat tidak melakukan pelanggaran lalu lintas. Dalam pelaksanaan tugas, personel diminta tetap mengedepankan sikap profesional dan humanis.
Menurutnya, anggota di lapangan harus mampu mengendalikan diri dan tidak terpancing emosi ketika menghadapi pelanggar. Pendekatan persuasif dan edukatif dinilai lebih efektif dalam membangun kesadaran masyarakat.
Selain itu, Dirlantas juga mengingatkan bahwa mulai 17 hingga 19 Maret diperkirakan terjadi peningkatan aktivitas masyarakat karena bertepatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi serta persiapan menjelang Idul Fitri, termasuk malam takbiran. Program mudik gratis juga mulai dilaksanakan pada hari tersebut.
Ia juga memprediksi peningkatan kunjungan masyarakat ke sejumlah lokasi wisata pada 22 Maret mendatang, sehingga personel diminta meningkatkan kesiapsiagaan dalam pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi potensi kepadatan.
“Rompi hijau yang kita kenakan adalah simbol kehadiran polisi lalu lintas di jalan. Ini adalah panggung kita untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan tugas, personel juga telah dibagi ke dalam beberapa regu sehingga setiap anggota diharapkan dapat menjalankan tugas secara optimal sesuai dengan pembagian yang telah ditetapkan.
Melalui apel pagi tersebut, Ditlantas Polda Sultra menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama berlangsungnya Operasi Ketupat.
(Umar)
