Sigi ,fokustime.id– Saat sebagian besar warga berusaha beristirahat di tengah kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan, jajaran Polres Sigi tetap berjaga dan menyusuri wilayah terdampak bencana di Kecamatan Nokilalaki dan Kecamatan Palolo, Sabtu malam (20/6/2026). Kehadiran personel di lapangan bertujuan memastikan situasi tetap aman dan kondusif sehingga masyarakat dapat beristirahat dengan lebih tenang.
Di sela kegiatan patroli, personel tidak hanya memantau situasi kamtibmas, tetapi juga menyapa dan memberikan semangat kepada warga yang masih bertahan di tenda-tenda pengungsian. Kehadiran mereka menjadi bentuk kepedulian sekaligus penguat bagi masyarakat yang sedang berupaya bangkit dari dampak bencana.
Bagi sebagian warga, malam pascagempa masih menyisakan rasa cemas dan kekhawatiran. Karena itu, kehadiran polisi di tengah masyarakat menjadi pesan bahwa mereka tidak menghadapi masa sulit ini sendirian.
Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Sigi IPTU Nuim Hayat, S.H., mengatakan bahwa patroli malam terus dilaksanakan sebagai upaya menjaga keamanan sekaligus memberikan rasa tenang kepada masyarakat terdampak gempa.
“Di saat masyarakat masih diliputi kekhawatiran akibat gempa susulan, kami ingin memastikan mereka merasa aman. Kehadiran personel di lapangan bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada warga agar tetap kuat dan optimis menjalani masa pemulihan,” ujar IPTU Nuim Hayat.
Di tengah dinginnya malam dan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan, langkah-langkah personel Polri yang terus berpatroli menjadi wujud nyata hadirnya negara untuk masyarakat. Sebuah pengingat bahwa harapan, kepedulian, dan semangat untuk bangkit akan selalu menyertai warga Sigi dalam menghadapi masa-masa sulit pascabencana.
(Umar)
