TNI/POLRI

Di Sela TMMD Ke-129 Kodim 1413/Buton, Pesta Panen Kadie Lasalimu Perkuat Kebersamaan dan Lestarikan Budaya

 

 

BUTON ,fokustime.id– Di tengah pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 1413/Buton, masyarakat Lasalimu Selatan tetap menjaga tradisi leluhur melalui Pesta Panen Kadie Lasalimu Tahun 2026 di Baru, Desa Lasalimu, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Sabtu (25/7/2026). Mengusung tema “Bersyukur Atas Hasil Bumi, Bersatu Dalam Budaya”, kegiatan tersebut menjadi ungkapan rasa syukur atas hasil bumi sekaligus mempererat persatuan melalui pelestarian budaya lokal.

 

Kegiatan dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Buton, Dandim 1413/Buton Letkol Inf Yoni, S.Hub.Int, unsur TNI-Polri, Forkopimcam, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat. Kehadiran seluruh elemen menunjukkan bahwa pelaksanaan TMMD berjalan selaras dengan upaya menjaga tradisi dan memperkuat kebersamaan masyarakat.

 

Dalam sambutannya, perwakilan Pemerintah Kabupaten Buton menyampaikan bahwa Pesta Panen Kadie Lasalimu merupakan tradisi tahunan sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan hasil bumi. Pemerintah juga mengapresiasi pelaksanaan TMMD Ke-129 Kodim 1413/Buton yang dinilai memberikan manfaat bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Lasalimu Selatan.

 

Dandim 1413/Buton Letkol Inf Yoni, S.Hub.Int menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat masyarakat Lasalimu yang membuat dirinya merasa seperti berada di kampung sendiri. Menurutnya, semangat kebersamaan dalam Pesta Panen Kadie Lasalimu sejalan dengan kemanunggalan TNI dan rakyat yang terus diperkuat melalui program TMMD. Dandim juga menegaskan komitmen TNI untuk terus mendukung setiap kegiatan positif masyarakat serta bersinergi dengan Polri dalam menjaga keamanan agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib, tegas Dandim.

 

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penampilan Tari Pajoge, Tari Ngipi, Tari Panen, dan tari kreasi khas Lasalimu. Di sela pelaksanaan TMMD Ke-129 Kodim 1413/Buton, pesta panen tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan desa tidak hanya diwujudkan melalui infrastruktur, tetapi juga dengan menjaga tradisi, mempererat persaudaraan, dan memperkokoh kemanunggalan TNI bersama rakyat.

(Umar)

Exit mobile version