Kendari ,fokustime.id– Usai mengikuti Upacara Hari Anak Nasional 2026 di Mapolda Sulawesi Tenggara, sebanyak 102 orang murid dari TK Kemala Bhayangkari Brimob dan Polresta Kendari melanjutkan kegiatan edukatif di Taman Lalu Lintas Polda Sultra, Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini bertujuan menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini sekaligus mengenalkan sosok Polri yang humanis, ramah, dan dekat dengan anak-anak.
Dengan didampingi para guru dan orang tua, para siswa tampak antusias mengikuti berbagai simulasi keselamatan berlalu lintas. Mereka dikenalkan fungsi rambu-rambu lalu lintas, tata cara menyeberang jalan yang benar, pentingnya menggunakan helm saat berkendara, hingga diperkenalkan berbagai tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kasubdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ditlantas Polda Sultra Kompol Arie Sumarni mengatakan, pendidikan keselamatan berlalu lintas perlu diberikan sejak usia dini agar menjadi kebiasaan yang melekat hingga dewasa.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak anak-anak. Edukasi diberikan dengan metode yang menyenangkan melalui permainan, praktik langsung, dan pengenalan rambu-rambu sehingga mudah dipahami. Harapannya, mereka tidak hanya menjadi pelopor keselamatan bagi dirinya sendiri, tetapi juga mampu mengingatkan orang tua dan lingkungan sekitarnya untuk selalu tertib berlalu lintas,” ujar Kompol Arie Sumarni.
Selain mendapatkan edukasi lalu lintas, anak-anak juga diajak berinteraksi langsung dengan personel kepolisian. Suasana penuh keceriaan terlihat saat mereka berfoto bersama polisi, mengenal kendaraan dinas, serta mendengarkan penjelasan mengenai tugas Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Salah seorang orang tua murid, Lilis (34), mengapresiasi kegiatan yang digelar Polda Sultra tersebut. Menurutnya, pembelajaran yang dikemas secara interaktif membuat anak-anak lebih mudah memahami pentingnya keselamatan di jalan.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Anak-anak belajar sambil bermain sehingga mereka senang dan tidak merasa sedang diajari. Edukasi seperti ini sangat bermanfaat karena dapat membentuk kebiasaan tertib berlalu lintas sejak kecil sekaligus mengenalkan bahwa polisi adalah sahabat anak yang selalu hadir untuk melindungi dan membantu masyarakat,” ungkap Lilis.
Melalui kegiatan edukasi di Taman Lalu Lintas ini, Polda Sultra berharap kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas dapat ditanamkan sejak dini sehingga mampu menciptakan generasi yang disiplin, peduli terhadap keselamatan, serta memiliki kedekatan emosional dengan Polri sebagai mitra masyarakat.
(Umar)
