Soppeng,fokustime.id – Dalam upaya mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Sat Binmas Polres Soppeng terus meningkatkan kegiatan sambang, silaturahmi, serta penyampaian imbauan Kamtibmas kepada masyarakat. Rabu, 9 September 2026, mulai pukul 08.15 WITA hingga selesai.
Giat tersebut dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Soppeng Iptu Andri Hermansyah, S.Sos., M.Si., bersama KBO, Kaur Mintu, para Kanit dan personel Sat Binmas Polres Soppeng.
Dalam kegiatan tersebut, personel terlebih dahulu melaksanakan silaturahmi di Posko Pengendalian Kebakaran Hutan UPTD KPH Walannae, Jalan Samudra, Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata, serta Kantor Kelurahan Bila, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.
Selanjutnya, personel menyambangi warga di Kelurahan Bila, Lingkungan Sewo, untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap keamanan dan kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal.
Kasat Binmas Polres Soppeng Iptu Andri Hermansyah, S.Sos., M.Si., mengatakan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan semua pihak, khususnya masyarakat yang berada di sekitar kawasan rawan kebakaran.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak menganggap sepele hal-hal yang dapat menjadi pemicu kebakaran. Jangan membakar sampah maupun lahan sembarangan, dan pastikan api benar-benar padam setelah digunakan. Kepedulian masyarakat sejak dini sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran yang lebih luas,” ujar Kasat Binmas.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk memperhatikan faktor lain yang dapat memicu kebakaran di lingkungan permukiman, seperti kondisi arus listrik, penggunaan colokan, serta memastikan kompor gas dalam keadaan aman setelah digunakan.
Sementara itu di tempat terpisah, Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto,S.H.,S.I.K.,M.H. menegaskan bahwa upaya pencegahan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, kepolisian dan seluruh lapisan masyarakat.
“Pencegahan jauh lebih baik daripada penanganan setelah kebakaran terjadi. Karena itu, saya menginstruksikan jajaran untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan edukasi dan membangun kesadaran bersama agar potensi Karhutla dapat dicegah sedini mungkin,” tegas Kapolres.
Menurutnya, sinergi dan kepedulian masyarakat sangat diperlukan, terutama dalam menjaga lingkungan dari aktivitas yang berpotensi menimbulkan api.
“Kami berharap masyarakat tidak hanya berhati-hati untuk dirinya sendiri, tetapi juga saling mengingatkan. Apabila menemukan adanya potensi kebakaran atau aktivitas yang dapat memicu Karhutla, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat,” tambah AKBP Hari Budiyanto.
Melalui kegiatan sambang dan silaturahmi tersebut, Polres Soppeng berharap terbangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban dan kelestarian lingkungan, sehingga potensi terjadinya Karhutla maupun kebakaran di lingkungan permukiman dapat diminimalkan.
(Umar)
