Gowa,fokustime.id – Bukan sekadar datang memberikan penyuluhan, Kasat Lantas Polresta Gowa AKP Hasan Fadhlyh, S.H., memilih menghadirkan senyum dan keceriaan di tengah-tengah para pelajar SD Mangngalli, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Rabu (5/8/2026). Melalui permainan interaktif yang penuh kehangatan, suasana sekolah seketika berubah menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus sarat makna.
Didampingi personel Satlantas Polresta Gowa, AKP Hasan Fadhlyh membaur tanpa sekat bersama para siswa di halaman sekolah. Gelak tawa, sorak semangat, dan wajah-wajah ceria anak-anak menjadi bukti bahwa pesan-pesan keselamatan tidak selalu harus disampaikan dengan cara yang kaku. Justru melalui kebersamaan dan permainan, nilai-nilai disiplin, kepedulian, serta pentingnya tertib berlalu lintas tertanam secara alami di benak mereka.
Momen tersebut menjadi cerminan hadirnya Polri yang humanis dan dekat dengan masyarakat. Di balik setiap permainan, terselip pesan bahwa polisi bukan sosok yang harus ditakuti, melainkan sahabat yang selalu hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani. Kedekatan yang dibangun sejak usia dini diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya sekaligus membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan taat aturan.
AKP Hasan Fadhlyh mengatakan, pendekatan melalui dunia anak dipilih agar setiap pesan keselamatan lebih mudah dipahami dan membekas dalam ingatan mereka.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Kami ingin mereka mengenal polisi sebagai sahabat yang hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani. Melalui permainan seperti ini, kami berharap mereka lebih mudah memahami pentingnya disiplin, tertib, dan saling menghormati,” ujar AKP Hasan Fadhlyh.
Kapolresta Gowa Kombes Pol. Dr. Muh. Yusuf Usman, S.H., S.I.K., M.T., C.I.P.A., memberikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan jajaran Satlantas dalam menyampaikan edukasi kepada pelajar. Menurutnya, membangun kesadaran hukum dan budaya tertib harus dimulai sejak usia dini melalui pendekatan yang menyentuh hati serta sesuai dengan dunia anak-anak.
“Kami ingin setiap kehadiran anggota Polri di sekolah meninggalkan kesan yang baik di hati anak-anak. Ketika mereka tumbuh dengan mengenal polisi sebagai sahabat, maka nilai-nilai disiplin, kepatuhan terhadap aturan, dan kepedulian terhadap sesama akan lebih mudah tertanam. Saya mengapresiasi langkah Kasat Lantas yang menghadirkan edukasi dengan cara yang menyenangkan. Inilah wajah Polri yang terus kami hadirkan, humanis, edukatif, dan selalu dekat dengan masyarakat,” tutur Kombes Pol. Muh. Yusuf Usman.
Melalui kegiatan sederhana yang dipenuhi canda dan tawa tersebut, Satlantas Polresta Gowa berharap mampu menanamkan benih-benih kesadaran akan pentingnya keselamatan sejak dini. Sebab, membentuk budaya tertib bukan hanya dimulai dari penegakan aturan, tetapi juga dari sentuhan kasih, perhatian, dan kebersamaan yang akan terus dikenang oleh anak-anak hingga mereka dewasa kelak.
(Umar)
